Erastuti, Erastuti (2026) PENGARUH MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PILAH ANGKUT PENJADWALAN SAMPAH YANG BERTANGGUNGJAWAB (PAPA SBY) DI KECAMATAN GEMAWANG KABUPATEN TEMANGGUNG. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
1.Awal.pdf Download (890kB) |
|
Text (Abstract)
2. Abstract.pdf Download (116kB) |
|
Text (Chapter 1)
3.Chapter 1.pdf Download (198kB) |
|
Text (Chapter 2)
4.Chapter 2.pdf Download (245kB) |
|
Text (Chapter 3)
5.Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
|
Text (Chapter 4)
6.Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (395kB) |
|
Text (Conclusion)
7.Chapter 5.pdf Download (116kB) |
|
Text (References)
8.References.pdf Download (175kB) |
|
Text (Appendices)
9. Appendinces.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
Text
SKRIPSI KOMPLIT.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang : Pengelolaan sampah yang buruk di Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, ditandai oleh rendahnya pemilahan sampah rumah tangga, ketidakpatuhan jadwal pengangkutan, serta kurangnya tanggung jawab kolektif masyarakat. Berdasarkan data EHRA 2025, wilayah ini memiliki risiko sanitasi tinggi pada komponen persampahan. Belum tersedia model pemberdayaan yang mengintegrasikan pemilahan, pengangkutan partisipatif, dan penjadwalan secara sehingga diperlukan intervensi model Pemberdayaan Masyarakat Pilah Angkut Penjadwalan Sampah yang Bertanggung Jawab (PAPA SBY). Tujuan: Mengetahui pengaruh penerapan model PAPA SBY terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan tindakan pemilahan sampah rumah tangga serta perannya dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kecamatan Gemawang. Metode: Penelitian mixed methods dengan desain quasi eksperimen pretest posttest control group. Sampel berjumlah 120 rumah tangga di Kecamatan Gemawang. Kelompok eksperimen mendapat intervensi model PAPA SBY, kelompok kontrol mendapat intervensi konvensional. Analisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney (α=0,05). Hasil: Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (8,95; p=0,000), sikap (38,57; p=0,000), dan tindakan (5,68; p=0,000). Kelompok kontrol hanya meningkat signifikan pada sikap (p=0,023), sedangkan pengetahuan (p=0,051) dan tindakan (p=0,237) tidak bermakna. Uji Mann-Whitney membuktikan kelompok eksperimen lebih unggul secara signifikan pada pengetahuan (mean rank 80,41 vs 40,59), sikap (78,85 vs 42,15), dan tindakan (89,55 vs 31,45) dengan p=0,000. Model PAPA SBY berperan dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan sampah melalui sistem aturan yang jelas dan tanggung jawab. Saran: Masyarakat disarankan mempertahankan pemilahan sampah secara konsisten. Pemerintah desa dan kecamatan dapat mengadopsi model PAPA SBY sebagai program unggulan dengan dukungan anggaran desa. Peneliti selanjutnya disarankan memperpanjang durasi intervensi dan follow-up, serta memperluas cakupan sampel. Kata Kunci : pemberdayaan masyarakat, pemilahan sampah, pengelolaan sampah, PAPA SBY, perilaku pro-lingkungan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | pemberdayaan masyarakat, pemilahan sampah, pengelolaan sampah, PAPA SBY, perilaku pro-lingkungan |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 09:40 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 09:40 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23698 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
