Nurdianah, Hani Siti (2026) Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Kipas Tangan Terhadap Pengetahuan Maloklusi Dan Minat Penggunaan Alat Orthodonti Pada Siswa SMP. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Introduction)
Introduction.pdf

Download (1MB)
Text (Abstract)
abstract.pdf

Download (106kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (90kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (1MB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3. pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (154kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4. pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (67kB)
Text (References)
References..pdf

Download (104kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (18MB)
Text
Full Text - Hani Siti Nurdianah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (20MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Maloklusi adalah suatu keadaan di mana susunan gigi geligi tidak berada dalam posisi normal lengkung rahang atau ketidaksesuaian hubungan dengan gigi antagonisnya sehingga mengakibatkan keadaan oklusi menjadi abnormal. Hasil studi pendahuluan menunjukkan sebanyak 65% tidak mengetahui maloklusi dan 60% tidak mempunyai minat menggunakan alat orthodonti, hal ini dikarenakan siswa belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang pengetahuan maloklusi. Tujuan: Diketahuinya pengaruh penyuluhan menggunakan media kipas tangan terhadap pengetahuan maloklusi dan minat penggunaan alat orthodonti pada siswa SMP Metode: Penelitian ini menggunakan jenis Quasi Eksperimental dengan desain Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group yang dilakukan bulan Februari 2026. Jumlah populasi sebanyak 94 responden dengan kasus maloklusi di SMP Negeri 2 Lendah. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Pada kelompok eksperimen, penyuluhan menggunakan media kipas tangan meningkatkan pengetahuan maloklusi dari kategori rendah (70%) menjadi tinggi (82,5%) serta meningkatkan minat penggunaan alat orthodonti dari kategori rendah (0%) menjadi tinggi (77,5%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna sebelum dan sesudah penyuluhan p = 0,000 (p < 0,05), sedangkan uji Mann–Whitney menunjukkan bahwa media kipas tangan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan maloklusi dan minat penggunaan alat orthodonti pada siswa SMP p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Media kipas tangan berpengaruh terhadap pengetahuan maloklusi dan minat penggunaan alat orthodonti pada siswa SMP. Kata Kunci: Kipas Tangan, Maloklusi, Orthodonti

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata Kunci: Kipas Tangan, Maloklusi, Orthodonti
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi Sarjana Terapan Terapi Gigi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 31 Aug 2026 07:01
Last Modified: 31 Aug 2026 07:01
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23630

Actions (login required)

View Item View Item