Dwi Setiawan, Reno (2026) "Uji Banding Hasil Pertumbuhan Bakteri Klebsiella pneumoniae Pada Media Modifikasi Kacang Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.) dan Media Nutrient Agar Komersial.". Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.

Text (Awal)
2026_P07134123010_Cover.pdf

Download (773kB)
Text (Abstrak)
2026_P07134123010_Abstract.pdf

Download (59kB)
Text (BAB 1)
2026_P07134123010_Chapter 1.pdf

Download (138kB)
Text (BAB 2)
2026_P07134123010_Chapter 2.pdf

Download (218kB)
Text (BAB 3)
2026_P07134123010_Chapter 3.pdf

Download (250kB)
Text (BAB 4)
2026_P07134123010_Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB) Request a copy
Text (Kesimpulan)
2026_P07134123010_Conclutions.pdf

Download (57kB)
Text (Referensi)
2026_P07134123010_Reference.pdf

Download (188kB)
Text (Lampiran - Lampiran)
2026_P07134123010_Appendices.pdf

Download (845kB)
Text (Karya Tulis Ilmiah - Fulltext)
Karya Tulis Ilmiah 2026 final.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Media pertumbuhan merupakan satu aspek penting dalam keberhasilan kultur mikroorganisme, namun penggunaan media komersial seperti Nutrient Agar relatif memakan biaya yang cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan suatu media ekonomis yang mudah diperoleh, salah satunya dengan memanfaatkan bahan local yaitu kacang kedelai (Glycine Max) sebagai sumber nutrisi. Bakteri K.pneumoniae merupakan bakteri yang membutuhkan media dengan kandungan nutrisi yang memadai untuk mendukung proses pertumbuhan nya. Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari media modifikasi berbahan dasar kacang kedelai (Glycine Max) dalam menumbuhkan K.pneumoniae dibandingkan dengan media Nutrient Agar Komersial. Penelitian ini merupakan penelitian True Experiment dengan dua perlakuan, yakni media modifikasi dan media nutrient agar dengan masing-masing 16 kali perngulangan. Parameter utama yang diamati adalah diameter koloni, serta dilakukan pengamatan makroskopis sebagai data pendukung. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukan bahwasannya diameter koloni pada media modifikasi memiliki rata-rata 2,33mm, lebih tinggi dibandingkan media komersialnya yaitu 1,36mm. persentase efektivitas media modifikasi mencapat angka 171,32% dimana masuk dalam kategori sangat efektif dalam mendukung pertumbuhan bakteri. Hasil uji statistic menunjukan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kedua media (p < 0,05). Dan secara makroskopis, koloni bakteri pada media modifikasi tampak lebih besar, lebih Mucoid dan memiliki elevasi yang lebih cembung. Kesimpulan : Berdasarkan hasil tersebut, media modfikasi berbahan dasar kacang kedelai (Glycine Max) terbukti efektif dan berpotensi sebagai alternatif pengganti media Nutrient Agar Komersial. Kata Kunci : Glycine Max, K.pneumoniae, media alternatif, Nutrient Agar, Efektivitas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Glycine Max, K.pneumoniae, media alternatif, Nutrient Agar, Efektivitas.
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi DIII Teknologi Laboratorium
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 07 Oct 2026 03:57
Last Modified: 07 Oct 2026 03:57
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23541

Actions (login required)

View Item View Item