Devanti, Rara (2026) Pengaruh Penggunaan B-spine Terhadap Visualisasi Glotis Pada Pasien General Anestesi Endotracheal Tube. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
1. Awal.pdf Download (3MB) |
|
Text (Abstract)
2. Abstract.pdf Download (28kB) |
|
Text (Chapter 1)
3. Chapter 1.pdf Download (128kB) |
|
Text (Chapter 2)
4. Chapter 2.pdf Download (386kB) |
|
Text (Chapter 3)
5. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
|
Text (Chapter 4)
6. Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
Text (Conclusion)
7. Conclusion.pdf Download (88kB) |
|
Text (References)
8. References.pdf Download (103kB) |
|
Text (Appendics)
9. Appendics.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRACT Latar Belakang: Penatalaksanaan jalan napas merupakan aspek penting dalam anestesi, khususnya pada tindakan intubasi endotracheal tube. Visualisasi glotis yang optimal sangat menentukan keberhasilan intubasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi visualisasi glotis adalah posisi kepala pasien. Penggunaan alat bantu seperti B-spine diharapkan dapat membantu mempertahankan posisi kepala dalam keadaan hiperekstensi sehingga meningkatkan kualitas visualisasi glotis. Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan B-spine terhadap visualisasi glotis pada pasien dengan general anestesi endotracheal tube di Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. Adhyatma, MPH Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental (posttest only with control group). Sampel 66 responden dibagi menjadi kelompok intervensi (B-spine) dan kontrol (posisi supinasi dengan ekstensi kepala sederhana). Data dikumpulkan melalui observasi berdasarkan klasifikasi Cormack-Lehane dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa visualisasi glotis terlihat lebih banyak pada kelompok intervensi (93,9%) dibandingkan kelompok kontrol, yang didominasi glotis tidak terlihat (60,6%). Uji Chi-square menunjukkan p < 0,001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan. Nilai OR sebesar 23,846 menunjukkan bahwa penggunaan B-spine meningkatkan peluang visualisasi glotis optimal sekitar 23 kali dibandingkan tanpa B-spine. Kesimpulan: Penggunaan B-spine berpengaruh signifikan dalam meningkatkan visualisasi glotis pada pasien dengan general anestesi endotracheal tube. Kata kunci: Anestesi umum, B-spine, intubasi endotrakeal, visualisasi glotis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata kunci: Anestesi umum, B-spine, intubasi endotrakeal, visualisasi glotis |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 04:06 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 04:06 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23262 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
