Puji Hastuti, Eka (2026) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN METODE IVA PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS SEYEGAN TAHUN 2026. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.

Text (Cover)
COVER dan HALAMAN JUDUL.pdf

Download (188kB)
Text (Awal)
Awal.pdf

Download (439kB)
Text (Abstrak)
Abstract.pdf

Download (238kB)
Text (Chapter1)
Chapter1.pdf

Download (251kB)
Text (Chapter2)
Chapter2.pdf

Download (379kB)
Text (Chapter3)
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (368kB)
Text (Chapter4)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
Text (Cloncusion)
Conclusion.pdf

Download (179kB)
Text (References)
References.pdf

Download (209kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan utama pada perempuan. Pada tahun 2022 terdapat sekitar 660.000 kasus baru dan 350.000 kematian di dunia, sedangkan Indonesia mencatat 36.964 kasus baru dan 20.708 kematian. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, 33.829 perempuan menjalani deteksi dini pada tahun 2024 dengan 327 hasil positif dan 21 suspek kanker serviks. Puskesmas Seyegan mencatat 61 hasil IVA positif. Studi pendahuluan terhadap 10 wanita usia subur menunjukkan bahwa tidak ada responden (0%) yang mampu menjawab dengan benar mengenai jenis deteksi dini serta syarat dan prosedur pemeriksaan IVA. Kondisi tersebut menunjukkan kesenjangan antara besarnya masalah kanker serviks dan pengetahuan sasaran mengenai deteksi dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA pada wanita usia subur di Puskesmas Seyegan Tahun 2026 Metode: Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional dilaksanakan pada April-Mei 2026 terhadap 92 wanita usia subur yang berkunjung ke Puskesmas Seyegan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat melalui distribusi frekuensi, persentase, dan tabulasi silang. Hasil: Sebanyak 29 responden (31,5%) memiliki pengetahuan baik, 46 responden (50,0%) cukup, dan 17 responden (18,5%) kurang. Sebagian besar responden berusia >35 tahun (53,3%), berpendidikan menengah (63,0%), tidak bekerja (64,1%), dan memperoleh informasi dari media elektronik (67,4%). Tabulasi silang menunjukkan bahwa proporsi pengetahuan cukup tertinggi terdapat pada usia <35 tahun (60,5%), pendidikan tinggi (61,9%), responden yang bekerja (51,5%), dan responden yang memperoleh informasi dari tenaga kesehatan (53,3%). Berdasarkan jumlah responden, kategori cukup paling banyak terdapat pada pendidikan menengah (27 orang), tidak bekerja (29 orang), dan sumber informasi media elektronik (30 orang). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan wanita usia subur mengenai deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA di Puskesmas Seyegan paling banyak berada pada kategori cukup (50,0%), sehingga edukasi yang terarah dan berulang masih diperlukan. Kata Kunci: pengetahuan, kanker serviks, IVA, wanita usia subur, deteksi dini

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: pengetahuan, kanker serviks, IVA, wanita usia subur, deteksi dini
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 18 Aug 2026 05:57
Last Modified: 18 Aug 2026 05:57
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23204

Actions (login required)

View Item View Item