Rachmawatty, Anjani Nelka (2026) PENGARUH VARIASI JUMLAH LABU SIAM (Sechium edule) DENGAN PENAMBAHAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DAN MADU (Genus apis) PADA JUS “LAGADU" TERHADAP SIFAT FISIK, SIFAT ORGANOLEPTIK, DAN KADAR KALIUM. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
1.COVER DAN HALAMAN JUDUL.pdf Download (234kB) |
|
Text
2.awal.pdf Download (803kB) |
|
Text
3.abstract.pdf Download (249kB) |
|
Text
4.Chapter1.pdf Download (280kB) |
|
Text
5.Chapter2.pdf Download (466kB) |
|
Text
6.Chapter3.pdf Restricted to Registered users only Download (315kB) |
|
Text
7.Chapter4.pdf Restricted to Registered users only Download (445kB) |
|
Text
8.Conclusion.pdf Download (188kB) |
|
Text
9.References.pdf Download (243kB) |
|
Text
10.Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text
SKRIPSI_ANJANI NELKA RACHMAWATTY.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
Text
NASKAH PUBLIKASI_ANJANI NELKA RACHMAWATTY.pdf Restricted to Repository staff only Download (558kB) |
Abstract
Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM), termasuk penyakit kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, masih menjadi masalah kesehatan global dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi. Salah satu faktor risikonya adalah rendahnya asupan kalium dan tingginya konsumsi natrium. Pengembangan pangan fungsional kaya kalium dan antioksidan dapat menjadi strategi pendukung dalam pengendalian tekanan darah. Tujuan: Mengetahui pengaruh variasi jumlah labu siam (Sechium edule) dengan penambahan buah naga merah (Hylocereus polyrhizus), dan madu (Genus apis) pada jus Lagadu melalui pengkajian sifat fisik, sifat organoleptik, dan kadar kalium. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium pangan dengan desain penelitian rancangan acak lengkap menggunakan 4 macam perlakuan dengan jumlah bahan yang berbeda. Masing-masing taraf perlakuan dilakukan 2 kali ulangan dan tiap ulangan 2 unit percobaan. Parameter yang diuji meliputi sifat fisik (warna, aroma, rasa, dan tekstur), sifat organoleptik (uji hedonik oleh 25 panelis), dan kadar kalium melalui analisis laboratorium. Hasil: Hasil sifat fisik menunjukkan bahwa peningkatan proporsi buah naga merah menghasilkan warna dan rasa lebih kuat, tekstur lebih kental, serta aroma sayuran berkurang. Uji organoleptik menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05), dengan perlakuan D (25% labu siam : 75% buah naga merah) paling disukai dan memiliki kadar kalium tertinggi (184,75 mg/250 ml). Kesimpulan: Jus Lagadu dari Labu Siam, Buah Naga Merah, dan Madu dengan Perlakuan D (25% labu siam : 75% buah naga merah) merupakan formulasi terbaik berdasarkan penerimaan organoleptik dan kadar kalium. Kata Kunci: labu siam, buah naga merah, madu, sifat fisik dan organoleptik, kalium.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | labu siam, buah naga merah, madu, sifat fisik dan organoleptik, kalium. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 07:31 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 07:31 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23196 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
