Eliarosa, Aisya (2026) Pengaruh Variasi Pencampuran Bunga Telang (Clitoria ternatea) dan Kayu Manis (Cinnamomum verum) Terhadap Sifat Fisik, Organoleptik, dan Aktivitas Antioksidan Pada Minuman Sari Jeruk Nipis. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
Awal.pdf Download (852kB) |
|
Text
Abstract.pdf Download (328kB) |
|
Text
Chapter 1.pdf Download (409kB) |
|
Text
Chapter 2.pdf Download (433kB) |
|
Text
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (782kB) |
|
Text
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (678kB) |
|
Text
Conclusion.pdf Download (336kB) |
|
Text
References.pdf Download (463kB) |
|
Text
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text
NASKAH PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (899kB) |
Abstract
Latar Belakang: Sebanyak 7 dari 10 penyebab utama kematian penduduk tingkat global adalah penyakit tidak menular dan kanker menjadi penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menyatakan bahwa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menempati peringkat peringkat pertama untuk prevalensi kanker yaitu sebesar 3,6%. Kanker dapat dihindari dengan mengonsumsi bahan alami yang mengandung antioksidan. Bunga telang, kayu manis, dan jeruk nipis merupakan beberapa bahan pangan Indonesia yang tinggi akan senyawa antioksidan sehingga dibuatlah variasi pencampuran bunga telang dan kayu manis pada minuman sari jeruk nipis sebagai alternatif minuman tinggi antioksidan untuk pencegahan penyakit kanker. Tujuan: Untuk menghasilkan minuman sari jeruk nipis dengan variasi pencampuran bunga telang dan kayu manis dengan aktivitas antioksidan yang kuat serta dapat diterima dari sifat fisik maupun organoleptiknya. Metode: Jenis penelitian eksperimental murni dengan desain penelitian rancangan acak sederhana. Terdapat 4 kali perlakuan dengan rincian tiap perlakuan dilakukan 2 kali pengulangan dan masing-masing pengulangan terdapat 2 unit sehingga terdapat 16 satuan percobaan. Sifat fisik dianalisis secara subjektif, sifat organoleptik dianalisis menggunakan Kruskal Wallis dengan uji lanjut Mann-Whitney, dan aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan One Way Anova dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test. Hasil Penelitian: Semakin banyak bunga telang dan kayu manis, warna yang dihasilkan semakin gelap , aroma berubah menjadi khas kayu manis, kekentalan menjadi sedikit cair, rasa menjadi semakin asam, dan aktivitas antioksidan semakin kuat. Minuman sari jeruk nipis terbaik yang ditinjau dari sifat fisik, organoleptik, dan aktivitas antioksidan terdapat pada perlakuan B. Kesimpulan: Terdapat pengaruh variasi pencampuran bunga telang dan kayu manis terhadap sifat fisik, organoleptik warna, dan aktivitas antioksidan minuman sari jeruk nipis. Tidak terdapat pengaruh variasi pencampuran bunga telang dan kayu manis terhadap sifat organoleptik aroma, kekentalan, dan rasa minuman sari jeruk nipis. Kata Kunci: Aktivitas antioksidan, bunga telang, kayu manis, sari jeruk nipis
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Aktivitas antioksidan, bunga telang, kayu manis, sari jeruk nipis |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 09:28 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 09:28 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23109 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
