Maharani, Ayu Octavia Dwi (2026) GAMBARAN PENYIMPANAN BAHAN MAKANAN KERING DI INSTALASI GIZI RSUD R.A.A TJOKRONEGORO KABUPATEN PURWOREJO. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (627kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (236kB) |
|
Text (Chapter1)
Chapter1.pdf Download (281kB) |
|
Text (Chapter2)
Chapter2.pdf Download (356kB) |
|
Text (Chapter3)
Chapter3.pdf Restricted to Registered users only Download (285kB) |
|
Text (Chapter4)
Chapter4.pdf Restricted to Registered users only Download (425kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (262kB) |
|
Text (References)
Reference.pdf Download (238kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar belakang: Penyimpanan bahan makanan merupakan tahapan penting dalam penyelenggaraan makanan rumah sakit. Penyimpanan yang sesuai standar dapat menjaga mutu, keamanan, dan ketersediaan bahan makanan agar tetap layak digunakan dalam pengolahan makanan pasien. Tujuan: Mengetahui gambaran penyimpanan bahan makanan kering di Instalasi Gizi RSUD R.A.A Tjokronegoro Kabupaten Purworejo meliputi jenis bahan makanan, fasilitas, sistem penyimpanan, dan mutu fisik bahan makanan kering. Metode: Penelitian observasional deskriptif dengan desain cross-sectional, dilaksanakan pada 19 Januari, 26 Januari, dan 2 Februari 2026 di Instalasi Gizi RSUD R.A.A Tjokronegoro Kabupaten Purworejo. Data dikumpulkan melalui observasi, pencatatan, dan wawancara menggunakan form checklist. Hasil: Bahan makanan kering dikelompokkan ke dalam 8 golongan dan telah sesuai kebutuhan penyelenggaraan makanan. Fasilitas penyimpanan tersedia 4 dari 12 yang dipersyaratkan dengan tingkat kesesuaian 33,33% berdasarkan Permenkes No. 56 Tahun 2014. Sistem penyimpanan memenuhi seluruh komponen dengan tingkat kesesuaian 100%, mencakup penerapan FIFO dan FEFO, pengelompokan bahan, pencatatan kartu stok, serta pengendalian hama dan kebersihan gudang. Mutu fisik lima bahan makanan kering yang diamati yaitu garam halus, kaldu jamur, gula aren, kacang hijau, dan tepung beras selama tiga minggu menunjukkan tingkat kesesuaian 100% dengan kondisi fisik baik, tidak lembap, tidak berjamur, tidak berkutu, kemasan tidak rusak, dan masih dalam masa kadaluarsa yang aman. Kesimpulan : Jenis bahan makanan kering sudah sesuai kebutuhan penyelenggaraan makanan. Fasilitas penyimpanan belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan. Sistem penyimpanan sudah berjalan dengan baik. Mutu fisik bahan makanan kering selama masa penyimpanan dalam kondisi baik dan layak digunakan. Kata Kunci : bahan makanan kering, fasilitas penyimpanan, instalasi gizi, mutu fisik, sistem penyimpanan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | bahan makanan kering, fasilitas penyimpanan, instalasi gizi, mutu fisik, sistem penyimpanan |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 02:47 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 02:47 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22744 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
