Adani, Nabila Tifa (2026) PERBEDAAN JUMLAH HITUNG JENIS LEUKOSIT PADA DARAH K₃EDTA YANG DIPERIKSA SEGERA DAN SETELAH 3 JAM PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (278kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (294kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (738kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (538kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (443kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (147kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (374kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
Text (Skripsi)
NABILA TIFA ADANI_P071342324166.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang : Gagal ginjal kronik merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal secara progresif yang menyebabkan gangguan keseimbangan cairan, elektrolit, serta penumpukan zat sisa metabolisme dalam tubuh. Pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, sering terjadi perubahan jumlah leukosit akibat inflamasi kronik dan gangguan sistem imun. Pemeriksaan hitung jenis leukosit umumnya menggunakan sampel darah EDTA yang sebaiknya segera diperiksa. Namun, pada kondisi lapangan sering terjadi penundaan pemeriksaan karena proses pengumpulan sampel terlebih dahulu, sehingga dapat memengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui perbedaan jumlah hitung jenis leukosit pada darah EDTA yang diperiksa segera dan setelah 3 jam pada pasien gagal ginjal kronik. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berupa 30 darah K₃EDTA pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Pemeriksaan jumlah hitung jenis leukosit dilakukan menggunakan alat Hematology Analyzer Beckman Coulter DxH 560. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, kemudian dilanjutkan dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna pada neutrofil (p=0,024), limfosit (p=0,002), dan eosinofil (p=0,038) antara pemeriksaan segera dan setelah penundaan 3 jam. Sementara itu, basofil (p=0,529) dan monosit (p=0,639) tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Nilai rata-rata neutrofil, limfosit, eosinofil, basofil, dan monosit cenderung mengalami penurunan setelah penundaan pemeriksaan. Kesimpulan : Penundaan pemeriksaan darah K₃EDTA selama 3 jam pada suhu ruang dapat memengaruhi hasil jumlah hitung jenis leukosit terutama pada neutrofil, limfosit, dan eosinofil, sedangkan basofil dan monosit relatif lebih stabil. Kata Kunci : Gagal Ginjal Kronik, Hitung Jenis Leukosit, Darah K3EDTA, Penundaan Pemeriksaan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci : Gagal Ginjal Kronik, Hitung Jenis Leukosit, Darah K3EDTA, Penundaan Pemeriksaan |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:33 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:33 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22402 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
