Sakanti, Khansadela Sekar (2026) SKOR KEAMANAN PANGAN (SKP) PADA PRODUK SONDE TAK SUSU DI RUMAH SAKIT X YOGYAKARTA. Tugas Akhir Dietisien thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Introduction)
2025_P71313124040_Introduction.pdf Download (1MB) |
|
Text (abstract)
2025_P71313124040_abstract.pdf Download (506kB) |
|
Text (chapter 1)
2025_P71313124040_chapter1.pdf Restricted to Registered users only Download (347kB) Request a copy |
|
Text (chapter 2)
2025_P71313124040_chapter2.pdf Restricted to Registered users only Download (387kB) Request a copy |
|
Text (chapter 3)
2025_P71313124040_chapter3.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) Request a copy |
|
Text (chapter 4)
2025_P71313124040_chapter4.pdf Download (763kB) |
|
Text (conclusion)
2025_P71313124040_conclusion.pdf Download (321kB) |
|
Text (references)
2025_P71313124040_references.pdf Download (333kB) |
|
Text (appendices)
2025_P71313124040_appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (905kB) Request a copy |
|
Text (fulltext)
Khansadela Sekar Sakanti_P71313124040_Fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan makanan rumah sakit, terutama pada produk berisiko tinggi seperti formula enteral. Produksi sonde tak susu di dapur cair memerlukan penerapan higiene sanitasi dan pengendalian proses yang konsisten untuk mencegah kontaminasi ulang serta menjaga keselamatan pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menilai keamanan pangan pada produksi sonde tak susu di Rumah Sakit X Yogyakarta menggunakan instrumen Skor Keamanan Pangan (SKP) dan mengidentifikasi komponen yang belum terpenuhi sebagai dasar rekomendasi perbaikan. Metode: Penelitian menggunakan desain observasional cross sectional melalui satu kali pengamatan pada 16 April 2025. Penilaian mencakup empat komponen SKP, yaitu Pemilihan dan Penyimpanan Bahan (PPB), Higiene Pemasak (HGP), Pengolahan Bahan Makanan (PBM), dan Distribusi Makanan (DMP). Hasil: Hasil menunjukkan nilai total SKP sebesar 91,74% sehingga termasuk kategori “aman dikonsumsi, namun pelaksanaan operasional belum maksimal”. Capaian per komponen adalah PPB 86,36%; HGP 100%; PBM 90,54%; dan DMP 93,75%. Ketidaksesuaian utama terdapat pada pengendalian suhu penyimpanan, pengelolaan limbah dan perlindungan produk pascapemasakan, serta higiene tangan sebelum distribusi dan pada penerima. Kesimpulan: Secara keseluruhan keamanan pangan masih tergolong aman, namun perlu penguatan penerapan SOP yang sudah berlaku pada titik kritis tersebut melalui addendum pelaksanaan, pencatatan (logsheet/checklist), serta verifikasi dan evaluasi berkala. Kata kunci: keamanan pangan, SKP, formula enteral, sonde tak susu, rumah sakit
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir Dietisien) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | keamanan pangan, SKP, formula enteral, sonde tak susu, rumah sakit |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:31 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:31 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22398 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
