Septiana, Arvilla Ayu (2026) MODIFIKASI PELARUT MEDIA POTATO DEXTROSE AGAR (PDA) DENGAN EKSTRAK REBUSAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) TERHADAP WAKTU PERTUMBUHAN JAMUR Trichophyton rubrum. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
AWAL.pdf Download (628kB) |
|
Text (ABSTRACT)
ABSTRACT.pdf Download (264kB) |
|
Text (CHAPTER 1)
CHAPTER 1.pdf Download (259kB) |
|
Text (CHAPTER 2)
CHAPTER 2.pdf Download (399kB) |
|
Text (CHAPTER 3)
CHAPTER 3.pdf Restricted to Registered users only Download (441kB) Request a copy |
|
Text (CHAPTER 4)
CHAPTER 4.pdf Restricted to Registered users only Download (617kB) Request a copy |
|
Text (CHAPTER 5)
CHAPTER 5.pdf Download (205kB) |
|
Text (REFERENCES)
REFERENCES.pdf Download (262kB) |
|
Text (APPENDICES)
APPENDICES.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Trichophyton rubrum adalah jamur dermatofit dan penyebab utama dermatofitosis, yang umumnya menyerang kulit, rambut, dan kuku. Pertumbuhan jamur pada Potato Dextrose Agar (PDA) membutuhkan waktu yang relatif lama, sehingga modifikasi media diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan. Kacang hijau (Vigna radiata L.) mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang berpotensi berfungsi sebagai sumber nutrisi tambahan untuk pertumbuhan jamur. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh modifikasi media Potato Dextrose Agar (PDA) dengan rebusan kacang hijau (Vigna radiata L.) terhadap waktu pertumbuhan dan diameter koloni jamur Trichophyton rubrum. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimental yang menggunakan rancangan perbandingan kelompok utuh. Terdapat empat kelompok perlakuan: kelompok kontrol (PDA standar) dan PDA yang ditambahkan ekstrak rebusan kacang hijau dengan konsentrasi 40%, 50%, dan 60%, masing-masing dengan delapan ulangan. Parameter yang diamati meliputi waktu kemunculan koloni, diameter koloni, serta karakteristik makroskopis dan mikroskopis. Data dianalisis secara deskriptif dan analitis menggunakan uji statistik. Hasil Penelitian: Koloni Trichophyton rubrum pada media yang dimodifikasi dengan konsentrasi 40%, 50%, dan 60% mulai muncul pada hari ke-1, sedangkan kelompok kontrol menunjukkan pertumbuhan pada hari ke-2. Diameter koloni rata-rata pada hari ke-14 adalah 72,70 mm untuk kelompok kontrol, 79,60 mm untuk konsentrasi 40%, 68,50 mm untuk konsentrasi 50%, dan 66,50 mm untuk konsentrasi 60%. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh pertumbuhan koloni di antara kelompok perlakuan. Kesimpulan: Modifikasi media PDA dengan rebusan kacang hijau mempengaruhi waktu pertumbuhan dan diameter koloni Trichophyton rubrum. Konsentrasi 40% merupakan perlakuan yang paling efektif. Kata Kunci: Trichophyton rubrum, pertumbuhan jamur media modifikasi pelarut PDA dengan ekstrak kacang hijau.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: Trichophyton rubrum, pertumbuhan jamur media modifikasi pelarut PDA dengan ekstrak kacang hijau. |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi DIII Teknologi Laboratorium |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:40 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:40 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22334 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
