Hasanah, Luthfia Putri (2026) Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. S Usia 20 Tahun G1P0AB0AH0 dengan Anemia dan KTD di Puskesmas Imogiri 1. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (AWAL)
Awal.pdf Download (778kB) |
|
Text (SINOPSIS)
SINOPSIS.pdf Download (108kB) |
|
Text (CHAPTER 1)
Chapter 1.pdf Download (177kB) |
|
Text (CHAPTER 2)
Chapter 2.pdf Download (604kB) |
|
Text (CHAPTER 3)
Chapter 3.pdf Download (221kB) |
|
Text (CONCLUSION)
Conclusion.pdf Download (114kB) |
|
Text (REFERENCES)
References.pdf Download (172kB) |
|
Text (APPENDICES)
Appendices.pdf Download (1MB) |
Abstract
Status kesehatan ibu hamil merupakan faktor penting dalam menentukan kesejahteraan ibu dan janin selama kehamilan hingga persalinan. Salah satu masalah yang masih sering ditemukan pada ibu hamil yaitu anemia. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia masih cukup tinggi sehingga diperlukan deteksi dini dan penatalaksanaan yang tepat selama kehamilan. Pada saat melakukan asuhan kebidanan pada Ny. S, ditemukan permasalahan bahwa Ny. S mengalami anemia ringan dalam kehamilan serta kehamilan yang pada awalnya tidak direncanakan (KTD). Selama kehamilan, ibu rutin melakukan pemeriksaan ANC dan pemantauan kadar Hb. Pada tanggal 3 Maret 2026, ibu bersalin secara spontan di Puskesmas Imogiri I pada usia kehamilan 39 minggu. Kondisi ibu dan bayi dalam keadaan baik, tidak ditemukan komplikasi maupun kegawatdaruratan selama proses persalinan. Bayi lahir spontan, segera menangis dengan berat badan 3600 gram dan panjang badan 49 cm. Selama masa nifas dan neonatus, tidak ditemukan komplikasi pada ibu maupun bayi. Proses involusi berjalan normal, ASI lancar, dan bayi mampu menyusu dengan baik. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu awalnya masih bingung menentukan metode kontrasepsi karena belum pernah menggunakan KB sebelumnya. Setelah diberikan konseling, ibu memutuskan menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan. Kesimpulan dari asuhan ini adalah ibu hamil primigravida dengan anemia ringan dan riwayat KTD. Pada persalinan tidak terdapat komplikasi ataupun penyulit. Kemudian pada masa nifas dan neonatus, ibu dan bayi dalam keadaan normal dan baik. Alat kontrasepsi yang digunakan adalah KB suntik 3 bulan. Saran untuk bidan agar dapat mempertahankan dan meningkatkan asuhan berkesinambungan sehingga kondisi ibu dan bayi dapat terpantau dengan optimal.
| Item Type: | Thesis (Laporan-Coc) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Anemia Kehamilan, KTD, Asuhan Kebidanan Berkesinambungan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:33 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:33 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22153 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
