Nur Aini, Farida (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY.AS USIA 27 TAHUN G2P1AB0AH1 HAMIL DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DI PUSKESMAS TEMPEL 1. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
COVER DAN JUDUL.pdf Download (134kB) |
|
Text (AWAL)
AWAL.pdf Download (1MB) |
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (110kB) |
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (214kB) |
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Download (755kB) |
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Download (285kB) |
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Download (142kB) |
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (223kB) |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
|
Text (FULL TEXT)
LAPORAN COC FARIDA NUR AINI.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang masih menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin, seperti anemia, persalinan prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin. Asuhan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care/CoC) diperlukan untuk memantau dan menjaga kesehatan ibu serta bayi secara optimal sejak masa kehamilan hingga keluarga berencana. Tujuan: Melaksanakan asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. AS usia 27 tahun G2P1AB0AH1 dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Tempel I. Metode: Studi kasus dengan pendekatan Continuity of Care (CoC) yang dilakukan pada Ny. AS mulai masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi, dokumentasi, dan studi rekam medis. Hasil: Selama masa kehamilan ditemukan kondisi KEK yang ditandai dengan status gizi kurang berdasarkan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA). Asuhan yang diberikan meliputi pemantauan kondisi ibu dan janin, edukasi pemenuhan nutrisi seimbang, konsumsi tablet tambah darah, serta konseling pola makan yang adekuat. Persalinan berlangsung spontan dan normal tanpa komplikasi. Bayi lahir dengan keadaan umum baik, segera menangis kuat, dan tidak ditemukan kelainan. Pada masa nifas dan neonatus dilakukan pemantauan involusi uterus, pengeluaran ASI, tanda bahaya nifas, pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta pemberian konseling ASI eksklusif dan perawatan bayi baru lahir. Hasil pemantauan menunjukkan tidak terdapat komplikasi pada ibu maupun bayi. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih menggunakan kontrasepsi IUD pascaplasenta setelah mendapatkan konseling mengenai manfaat, efek samping, dan tindak lanjut penggunaannya. Kesimpulan: Asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. AS dengan KEK dapat terlaksana secara komprehensif mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, hingga keluarga berencana. Tidak ditemukan komplikasi pada ibu maupun bayi selama proses asuhan. Penerapan Continuity of Care dapat mendukung deteksi dini dan penatalaksanaan faktor risiko KEK sehingga kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga. Kata Kunci: Kekurangan Energi Kronis (KEK), kehamilan, Continuity of Care, asuhan kebidanan, keluarga berencana.
| Item Type: | Thesis (Laporan-Coc) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kekurangan Energi Kronis (KEK), kehamilan, Continuity of Care, asuhan kebidanan, keluarga berencana. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:31 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:31 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22125 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
