Irawanti, Kiki (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. R USIA 37 TAHUN G5P2AB2AH2 DENGAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI PUSKESMAS GEDANGSARI I. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover dan halaman judul)
Awal.pdf

Download (597kB)
Text (Abstrak)
Abstract.pdf

Download (10kB)
Text (BAB 1)
Chapter 1.pdf

Download (147kB)
Text (BAB 2)
Chapter 2.pdf

Download (350kB)
Text (BAB 3)
Chapter 3.pdf

Download (205kB)
Text (BAB 4)
Chapter 4.pdf

Download (134kB)
Text (Kesimpulan)
Conclusion.pdf

Download (134kB)
Text (Daftar Referensi)
References.pdf

Download (237kB)
Text (Lampiran)
Appendices.pdf

Download (3MB)

Abstract

Asuhan Berkesinambungan pada Ny. R Usia 37 Tahun G5P2Ab2Ah2 dengan Kehamilan Risiko Tinggi di Puskesmas Gedangsari I Asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. R usia 37 tahun G5P2Ab2Ah2 dilakukan mulai masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus hingga pelayanan keluarga berencana di wilayah kerja Puskesmas Gedangsari I. Ny. R termasuk ibu hamil dengan Kehamilan Risiko Sangat Tinggi (KRST) berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) dengan skor 16. Faktor risiko yang dimiliki ibu meliputi usia lebih dari 35 tahun, riwayat dua kali sectio caesarea, riwayat abortus, riwayat mola hidatidosa, serta jarak kehamilan yang terlalu dekat. Pada masa kehamilan dilakukan pemantauan antenatal secara intensif melalui kunjungan rumah dan pemeriksaan rutin. Hasil pengkajian menunjukkan kondisi umum ibu dan janin dalam keadaan baik dengan tanda vital normal, gerak janin aktif, denyut jantung janin normal serta tidak ditemukan tanda komplikasi seperti preeklamsia maupun anemia berat. Asuhan yang diberikan meliputi edukasi tanda bahaya kehamilan, pemantauan kesejahteraan janin, pemenuhan nutrisi seimbang, konsumsi tablet Fe, persiapan persalinan dan rujukan, serta konseling keluarga berencana pasca persalinan. Menjelang persalinan dilakukan follow up kesiapan persalinan yang meliputi kesiapan tempat persalinan, penolong persalinan, biaya, transportasi, calon donor darah serta perlengkapan ibu dan bayi. Mengingat riwayat sectio caesarea sebelumnya dan faktor risiko yang dimiliki, persalinan direncanakan secara sectio caesarea elektif di rumah sakit rujukan. Pada tanggal 26 Maret 2026 Ny. R melahirkan bayi perempuan secara sectio caesarea dengan keadaan ibu dan bayi sehat. Bayi lahir cukup bulan, menangis kuat, dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), dengan berat badan lahir 3.220 gram dan panjang badan 49 cm. Pada masa nifas dilakukan pemantauan involusi uterus, pengeluaran lochea, penyembuhan luka operasi, produksi ASI dan kondisi psikologis ibu. Asuhan nifas diberikan melalui edukasi nutrisi, mobilisasi dini, personal hygiene, perawatan luka operasi, pemberian ASI eksklusif serta deteksi dini tanda bahaya nifas. Asuhan neonatus dilakukan melalui kunjungan neonatal untuk memantau adaptasi bayi baru lahir, keberhasilan menyusui, kehangatan tubuh, perawatan tali pusat, pertumbuhan dan perkembangan bayi serta pemberian imunisasi dasar. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi neonatus dalam keadaan normal tanpa tanda bahaya maupun infeksi. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu menyatakan tidak ingin hamil lagi sehingga diberikan konseling mengenai metode kontrasepsi pasca persalinan. Setelah mendapatkan penjelasan mengenai berbagai pilihan kontrasepsi, ibu memilih metode kontrasepsi permanen Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi sesuai saran dokter. Pemantauan pascatindakan menunjukkan kondisi ibu baik tanpa komplikasi. Secara keseluruhan, asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. R telah dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan mulai masa kehamilan hingga keluarga berencana. Asuhan yang komprehensif, deteksi dini faktor risiko, pemantauan intensif serta dukungan keluarga yang baik berperan penting dalam mendukung keselamatan ibu dan bayi sehingga proses kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan pelayanan KB dapat berlangsung dengan aman dan optimal.

Item Type: Thesis (Laporan-Coc)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Asuhan Berkesinambungan / Continuity of Care: Menggambarkan metode utama penelitian/asuhan yang dilakukan dari hamil hingga KB. Kehamilan Risiko Sangat Tinggi (KRST): Menunjukkan karakteristik utama dari kasus Ny. R (skor KSPR 16). Sectio Caesarea: Merupakan tindakan persalinan terpilih akibat riwayat obstetri masa lalu ibu. MOW / Kontrasepsi Mantap / Tubektomi: Menandakan hasil akhir dari pelayanan keluarga berencana pada ibu grandemultipara (G5) yang sudah tidak menginginkan anak lagi.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 18 Aug 2026 07:32
Last Modified: 18 Aug 2026 07:32
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22102

Actions (login required)

View Item View Item