Karimah, Hanifah Nurul (2026) PERBANDINGAN PERTUMBUHAN KOLONI Streptococcus pyogenes PADA BAP BERBASIS LIMBAH DARAH PMI PASCAKEDALUWARSA 20 DAN 30 HARI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (292kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (312kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (666kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (499kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (378kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (292kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (293kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Darah manusia pascakedaluwarsa merupakan limbah medis yang tidak dapat digunakan untuk transfusi, namun masih berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan alternatif media kultur bakteri. Media Blood Agar Plate (BAP) umumnya menggunakan darah domba yang ketersediaannya terbatas dan relatif mahal, sehingga diperlukan alternatif yang lebih mudah diperoleh, ekonomis, dan tetap efektif. Tujuan: Mengetahui efektivitas media Blood Agar Plate (BAP) dari darah manusia pascakedaluwarsa 20 hari dan 30 hari dibandingkan dengan darah domba dalam menumbuhkan bakteri Streptococcus pyogenes. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group Design. Bakteri Streptococcus pyogenes ditumbuhkan pada media BAP dengan tiga perlakuan, yaitu darah pascakedaluwarsa 20 hari, 30 hari, dan darah domba. Pengamatan dilakukan terhadap diameter koloni dan zona hemolisis dengan 12 kali pengulangan. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, dilanjutkan dengan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil: Rerata diameter koloni tertinggi terdapat pada darah pascakedaluwarsa 20 hari (0,84 mm), diikuti darah domba (0,82 mm), dan terendah pada 30 hari (0,66 mm). Rerata zona hemolisis tertinggi terdapat pada darah domba (1,66 mm), diikuti 20 hari (1,43 mm), dan terendah 30 hari (0,93 mm), dengan perbedaan signifikan (p < 0,05). Kesimpulan: Media BAP dari darah manusia pascakedaluwarsa 20 hari efektif sebagai alternatif pengganti darah domba dalam menumbuhkan Streptococcus pyogenes, sedangkan pada 30 hari efektivitasnya lebih rendah. Kata kunci: Streptococcus pyogenes, Blood Agar Plate, darah pascakedaluwarsa, diameter koloni, zona hemolisis
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Streptococcus pyogenes, Blood Agar Plate, darah pascakedaluwarsa, diameter koloni, zona hemolisis |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi DIII Teknologi Laboratorium |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 04:12 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 04:12 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22046 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
