Aulia Fatmaningrum, - (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. FN UMUR 25 TAHUN G1P0A0AH0 USIA KEHAMILAN 38 MINGGU 3 HARI DENGAN KEHAMILAN NORMAL DI PUSKESMAS PURWOSARI GUNUNGKIDUL. ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. FN UMUR 25 TAHUN G1P0A0AH0 USIA KEHAMILAN 38 MINGGU 3 HARI DENGAN KEHAMILAN NORMAL DI PUSKESMAS PURWOSARI GUNUNGKIDUL.

Text
1. Awal.pdf

Download (297kB)
Text
2. Bab 1 Pendahuluan.pdf

Download (195kB)
Text
3. Bab 2 Kajian kasus dan Kajian teori.pdf

Download (796kB)
Text
4. Bab 3 Pembahasan.pdf

Download (138kB)
Text
5. Bab 4 Penutup.pdf

Download (214kB)
Text
6. Daftar Pustaka.pdf

Download (183kB)
Text
7. Lampiran.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

SINOPSIS Kunjungan ANC Ny. FN umur 25 tahun G1P0A0Ah0 alamat Kacangan, Giripurwo, Purwosari dilakukan pada tanggal 17 Februari 2026 di PMB CH Emy Pujiati. Kunjungan ini merupakan ANC ke-15. Ibu datang tanpa keluhan. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan usia kehamilan 38 minggu 3 hari, tekanan darah 100/77 mmHg, nadi 102 x/menit, suhu 36,2°C, respirasi 18 x/menit, berat badan 58 kg, tinggi badan 155 cm, TFU 32 cm, DJJ 132 x/menit, presentasi kepala dengan punggung kanan dan tidak terdapat edema. Hasil pemeriksaan laboratorium tanggal 26 Agustus 2025 menunjukkan Hb 12,8 gr/dL, protein urine negatif, gula darah sewaktu 109 mg/dL, golongan darah A, antibodi HIV-1 non reaktif, sifilis non reaktif dan HBsAg negatif. Pemeriksaan Hb ulang tanggal 3 Februari 2026 didapatkan hasil 13,3 gr/dL. Bidan memberikan KIE mengenai ketidaknyamanan trimester III, tanda-tanda persalinan, dan tanda bahaya trimester III. Ibu diberikan terapi tablet tambah darah dan kalsium serta dianjurkan memperbanyak olahraga seperti jalan cepat, memperbanyak minum air putih, serta mengurangi konsumsi karbohidrat dan gula. Ibu dianjurkan kontrol kembali 1 minggu lagi atau apabila terdapat tanda persalinan maupun tanda bahaya. Pada tanggal 23 Februari 2026 pukul 22.00 WIB ibu datang dengan keluhan kenceng-kenceng, keluar lendir darah, dan ketuban pecah di rumah pukul 21.30 WIB, gerak janin masih aktif. Hasil pemeriksaan didapatkan tekanan darah 110/80 mmHg, DJJ 136 x/menit, his 2 kali dalam 10 menit dengan durasi 35 detik. Pemeriksaan dalam menunjukkan pembukaan 4 cm, penurunan kepala di Hodge II dan ketuban jernih. Perkembangan persalinan pada tanggal 24 Februari 2026 pukul 02.00 WIB didapatkan pembukaan lengkap 10 cm dan kepala di Hodge III, kemudian dipimpin mengejan selama 2 jam namun tidak terdapat kemajuan persalinan sehingga dilakukan rujukan ke RSUD Panembahan Senopati Bantul pada pukul 04.00 WIB. Di rumah sakit dilakukan tindakan vakum ekstraksi dan bayi lahir pada tanggal 24 Februari 2026 pukul 06.00 WIB dalam keadaan sehat dengan berat badan lahir 2970 gram dan panjang badan 50 cm, jenis kelamin laki-laki. Kondisi ibu setelah persalinan baik dan diperbolehkan pulang pada hari kedua dengan tekanan darah 124/76 mmHg, nadi 84 x/menit, dan suhu 36,7°C. Pada kunjungan neonatus hari ke-4 bayi dalam keadaan sehat, namun ASI ibu belum lancar sehingga bayi mengalami penurunan berat badan. Ketidaklancaran ASI pada hari ke-4 kemungkinan dipengaruhi oleh kelelahan ibu akibat proses persalinan yang memanjang dan tindakan operatif pervaginam. Selama kehamilan ibu telah diberikan konseling mengenai ASI eksklusif, perawatan payudara, teknik menyusui yang benar, dan persiapan laktasi. Pada masa nifas dilakukan penguatan edukasi serta pendampingan menyusui. Pada kunjungan neonatus hari ke-12 kondisi bayi sehat dan ASI ibu sudah lancar. Pada masa nifas ibu belum menggunakan alat kontrasepsi. Kunjungan nifas hari ke-4 didapatkan tekanan darah 102/88 mmHg, nadi 89 x/menit, suhu 36,3°C, ibu tidak mengalami keluhan dan dalam keadaan sehat. Pada kunjungan nifas hari ke-12 luka perineum tampak baik, kering, sudah menutup, tidak terdapat tanda infeksi, dan pengeluaran lochea normal berupa lochea serosa. Kesimpulan dari asuhan ini adalah kehamilan berlangsung normal hingga trimester III tanpa komplikasi. Pada proses persalinan terjadi partus lama kala II sehingga dilakukan rujukan dan tindakan vakum ekstraksi. Masa nifas dan neonatus berlangsung normal meskipun pada awal masa neonatus ASI belum lancar dan bayi mengalami penurunan berat badan, namun kondisi membaik pada kunjungan berikutnya. Pada masa nifas ibu telah diberikan konseling keluarga berencana pascapersalinan untuk membantu pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai, meskipun hingga akhir masa pengamatan ibu belum menggunakan alat kontrasepsi.

Item Type: Article
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Asuhan berkesinambungan, COC
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 18 Aug 2026 06:08
Last Modified: 18 Aug 2026 06:08
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21974

Actions (login required)

View Item View Item