Sari, Dini Puspita (2025) Asuhan Gizi Terstandar pada Pasien Acute Myeloid Leukemia dengan Kemoterapi dan Cephalgia Cum Tanpa Lateralisasi di Bangsal Dahlia 2 RSUP Dr. Sardjito. Tugas Akhir Dietisien thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
COVER.pdf Download (559kB) |
|
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf Download (140kB) |
|
Text (Chapter 1)
CHAPTER 1.pdf Restricted to Registered users only Download (183kB) |
|
Text (Chapter 2)
CHAPTER 2.pdf Restricted to Registered users only Download (375kB) |
|
Text (Chapter 3)
CHAPTER 3.pdf Restricted to Registered users only Download (185kB) |
|
Text (Chapter 4)
CHAPTER 4.pdf Restricted to Registered users only Download (224kB) |
|
Text (Chapter 5)
CHAPTER 5.pdf Restricted to Registered users only Download (233kB) |
|
Text (Conclusion)
CHAPTER 6.pdf Restricted to Registered users only Download (113kB) |
|
Text (Appenndices)
APPENNDICES.pdf Restricted to Repository staff only Download (391kB) |
|
Text (Tugas Akhir)
TUGAS AKHIR.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang:. Acute Myeloid Leukemia (AML) merupakan keganasan hematologi akibat proliferasi abnormal sel mieloid imatur di sumsum tulang yang menghambat pembentukan sel darah normal. Kondisi ini sering disertai komplikasi seperti anemia normositik normokromik, trombositopenia, dan neutropenia yang berdampak pada status gizi serta metabolisme pasien. Gejala seperti lemas, perdarahan, dan infeksi akibat imunitas rendah sering diperberat oleh efek kemoterapi, seperti mual, muntah, dan penurunan nafsu makan, yang menurunkan asupan energi dan protein. Malnutrisi pada pasien AML berhubungan dengan peningkatan komplikasi, penurunan respons terapi, serta lamanya masa rawat. Dengan demikian, intervensi gizi terstandar menjadi bagian penting dalam manajemen pasien leukemia. Tujuan: Mengetahui asuhan gizi secara terstandar terhadap pasien dengan AML dengan kemoterapi dan cephalgia cum tanpa lateralisasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Penatalaksanaan asuhan gizi yang dilakukan selama delapan hari pemantauan pada tanggal 02 – 11 Juni 2025 terhadap seorang pasien AML dengan anemia normositik normokromik trombositopenia berat dengan perdarahan, afebril neutropenitis ods perdarahan retina cephalgia cum tanpa lateralisasi. Proses pengambilan data dilakukan dengan wawancara, pengukuran antropometri, pencatatan hasil pemeriksaan rekam medis dan survey konsumsi menggunakan metode food recall 24 jam. Hasil : Intervensi diet TETP bentuk lunak lauk cincang meningkatkan pemenuhan kebutuhan gizi hingga ≥80% dan diikuti perbaikan hemoglobin, hematokrit, serta kondisi klinis pasien selama pemantauan. Kesimpulan: Diet TETP yang diberikan secara terarah dan berkelanjutan berkontribusi penting dalam stabilisasi kondisi pasien AML dan mendukung kesiapan pasien dalam menjalani terapi medis lanjutan. Kata Kunci: kanker darah, anemia, status gizi, malnutrisi, diet tinggi energi tinggi protein
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir Dietisien) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | kanker darah, anemia, status gizi, malnutrisi, diet tinggi energi tinggi protein |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer) |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 02:44 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 02:45 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21591 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
