Medikawanti, Yolla Ayu (2025) PENGARUH SPRAY MINYAK ATSIRI KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) TERHADAP DAYA TOLAK NYAMUK Aedes aegypti. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
1. Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text
2. Abstract.pdf Download (240kB) |
|
Text
3. Chapter 1.pdf Download (298kB) |
|
Text
4. Chapter 2.pdf Restricted to Registered users only Download (364kB) |
|
Text
5. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (343kB) |
|
Text
6. Chapter 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (457kB) |
|
Text
7. Conclusion.pdf Download (284kB) |
|
Text
8. References.pdf Download (225kB) |
|
Text
9. Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (722kB) |
|
Text
10. Skripsi Full.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
Text
11. Jurnal.pdf Restricted to Repository staff only Download (724kB) |
Abstract
Latar Belakang : Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penggunaan repellent sintetis seperti DEET efektif, namun berisiko menimbulkan iritasi kulit dan dampak lingkungan. Minyak atsiri kayu manis (Cinnamomum burmannii) yang mengandung senyawa sinamaldehid dan eugenol berpotensi sebagai repellent alami yang lebih aman. Tujuan : Mengetahui pengaruh variasi konsentrasi spray minyak atsiri kayu manis terhadap daya tolak nyamuk Aedes aegypti dan menentukan konsentrasi yang paling banyak menyebabkan nyamuk menghindar. Metode : Penelitian eksperimental dengan post-test only control group design menggunakan tiga konsentrasi spray (5%, 10%, 15%) dengan 6 pengulangan per kelompok. Data daya tolak yang diperoleh diuji normalitas dan homogenitas, kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Tukey HSD sebagai post hoc test. Hasil : Rata-rata daya tolak nyamuk yang diamati adalah 62% untuk konsentrasi 5%, 70% untuk konsentrasi 10%, dan 85% untuk konsentrasi 15%. Hasil uji ANOVA satu arah menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna di antara ketiga konsentrasi tersebut (p < 0,001). Uji lanjut Tukey HSD mengkonfirmasi bahwa daya tolak konsentrasi 15% secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kedua konsentrasi lainnya. Kesimpulan : Konsentrasi 15% merupakan yang paling efektif dalam menyebabkan nyamuk menghindar. Namun, konsentrasi ini menimbulkan sensasi panas yang lebih kuat dan bertahan lebih lama pada kulit, sehingga kurang nyaman bagi pengguna. Kata Kunci : Minyak atsiri, kayu manis (Cinnamomum burmannii), repellent alami, Aedes aegypti, daya tolak nyamuk
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Minyak atsiri, kayu manis (Cinnamomum burmannii), repellent alami, Aedes aegypti, daya tolak nyamuk |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 07:50 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 07:50 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21520 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
