Wahujan, Tegar Solleh (2025) GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG ERUPSI GIGI DAN ANGKA KEJADIAN PERSISTENSI PADA ANAK USIA SEKOLAH. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Text (Cover).pdf Download (81kB) |
|
Text
Text (Awal).pdf Download (633kB) |
|
Text
Text (Abstract).pdf Download (98kB) |
|
Text
Text (Chapter 1).pdf Download (112kB) |
|
Text
Text (Chapter 2).pdf Restricted to Registered users only Download (123kB) |
|
Text
Text (Chapter 3).pdf Restricted to Registered users only Download (68kB) |
|
Text
Text (Chapter 4).pdf Restricted to Repository staff only Download (125kB) |
|
Text
Kesimpulan.pdf Download (88kB) |
|
Text
Text (References).pdf Download (174kB) |
|
Text
Text (Apendices).pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text
Karya Tulis Ilmiah.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang : Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan persentase masalah gigi dan mulut sebesar 57,6 %. Secara khusus, prevalensi persistensi gigi di Yogyakarta adalah bagian dari masalah ini, di mana banyak anak mengalami gigi susu yang tidak tanggal pada waktunya sehingga mengakibatkan gigi tetap tumbuh bersamaan dengan gigi susu yang masih ada. Studi Pendahuluan di Padukuhan Janten menunjukkan 70% orang tua kurang memahami erupsi gigi dan 70% anak sedang mengalami persistensi gigi. Tujuan Penelitian : Diketahuinya gambaran pengetahuan orang tua tentang erupsi gigi serta angka kejadian persistensi gigi pada anak usia 6-11 tahun. Metode Penelitian : Penelitian deskriptif kuantitatif ini melibatkan 40 responden orang tua dan 40 responden anak yang berumur 6-11 tahun di Padukuhan Janten. Pengambilan data menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan klinis pada bulan April 2025 dan dianalisis secara deskriptif. Aspek yang diteliti yaitu tingkat pengetahuan orang tua mengenai erupsi gigi dan kejadian persistensi pada anak. Data disajikan dalam distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan mayoritas anak berusia 6-7 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Sebagian besar orang tua berusia 31-40 tahun, berpendidikan terakhir SMA, dan tergolong dalam pasangan muda. Tingkat pengetahuan orang tua mayoritas berada pada kategori sedang. Kejadian persistensi ditemukan pada 47,5% anak. Tabulasi silang menunjukkan hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan kejadian persistensi menunjukkan bahwa orang tua pada tingkat pengetahuan sedang dengan kategori sedang mengalami persistensi sebanyak 11 responden (27,5%). Kesimpulan : Pengetahuan orang tua mengenai erupsi gigi pada anak berada pada tingkat sedang. Kejadian persistensi yang dialami anak tergolong tinggi Kata Kunci : Pengetahuan, Erupsi, Persistensi, Anak.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci : Pengetahuan, Erupsi, Persistensi, Anak. |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi DIII Keperawatan Gigi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 21 May 2026 03:41 |
| Last Modified: | 21 May 2026 03:41 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/20535 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
