Setyaningrum, Melyana (2025) GAMBARAN KETEPATAN KODE DIAGNOSIS PENYEBAB DASAR KEMATIAN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (250kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (237kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (400kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (380kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (165kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (213kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Kode diagnosis penyebab dasar kematian yang tepat sangat penting sebagai dasar penyusunan laporan statistik kematian, termasuk angka harapan hidup dan penyebab kematian. Hasil studi pendahuluan terhadap 12 rekam medis pasien meninggal di RSU PKU Muhammadiyah Bantul, diperoleh 50% ketidaktepatan dalam penentuan kode diagnosis penyebab dasar kematian. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas data dan informasi laporan kematian. Tujuan: Diketahuinya persentase dan faktor yang menyebabkan ketidaktepatan kode diagnosis penyebab dasar kematian di RSU PKU Muhammadiyah Bantul berdasarkan unsur 5M. Metode: Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Objek yang digunakan untuk studi dokumentasi penelitian ini sebanyak 90 berkas rekam medis pasien meninggal di RSU PKU Muhammadiyah Bantul periode Oktober–Desember 2024. Subjek penelitian yaitu 2 koder dan 1 Kepala Unit Rekam Medis sebagai informan wawancara. Hasil: Ketidaktepatan kode diagnosis penyebab dasar kematian pada rekam medis pasien meninggal periode Oktober-Desember 2024 di RSU PKU Muhammadiyah Bantul adalah 61%. Ketidaktepatan kode disebabkan oleh faktor koder belum pernah mengikuti pelatihan koding, masih terdapat ketidaklengkapan data medis, belum adanya SPO dan monev pengodean penyebab dasar kematian kematian, dan SIMRS belum mendukung pencatatan dan pengodean kasus kematian secara khusus. Kesimpulan: Faktor yang menyebabkan ketidaktepatan kode diagnosis penyebab dasar kematian yaitu karena disebabkan oleh unsur Man, Material, Method, dan Machine.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Ketepatan, Diagnosis, Penyebab Dasar Kematian, ICD-10, 5M |
| Subjects: | Z Bibliography. Library Science. Information Resources > ZA Information resources > ZA4050 Electronic information resources |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 04:20 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 04:21 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/19839 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
