Evi Dwiningsih, e (2022) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. S USIA 41 TAHUN G2P1A0AH1 DENGAN USIA RESIKO TINGGI LETAK LINTANG DAN RIWAYAT SECTIO CAESAREA DI PUSKESMAS DANUREJAN II. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Halaman awal.pdf Download (191kB) |
|
Text
BAB I.pdf Download (95kB) |
|
Text
BAB II.pdf Download (325kB) |
|
Text
BAB III.pdf Download (130kB) |
|
Text
BAB IV.pdf Download (41kB) |
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (99kB) |
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
|
Text
Evi Dwiningsih _P07124521155 COC NY S.pdf - Published Version Download (3MB) |
Abstract
Berdasarkan Profil DIY 2020 menunjukkan bahwa jumlah kematian ibu Pada tahun 2020 sebanyak 40 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Bantul (20 kasus) dan terendah di Kota Yogyakarta (2 kasus). Penyebab kematian ibu yang paling banyak ditemukan di DIY adalah karena Penyakin lain-lain (20), perdarahan (6), hipertensi dalam kehamilan (3), infeksi (5), dan gangguan sistem peredaran darah (6). Secara umum kasus kematian bayi di DIY di tahun 2019 ini mengalami sebanyak 315. Tahun 2020 kembali menurun cukup banyak 33 kasus menjadi 282. Kasus kematian bayi tertinggi di Kabupaten Bantul (88 kasus) dan terendah di Kota Yogyakarta (35 kasus.1 Upaya untuk membantu mengurangi AKI dan AKB adalah meningkatkan pelayanan kesehatan yang bersifat menyeluruh dan bermutu kepada ibu dan bayi dalam lingkup kebidanan adalah melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif (continuity of care). Kontak pertama dengan Ny. S dilakukan pada tanggal 18 Januari 2022 saat Ny. S melakukan ANC di Puskesmas Danurejan II dengan usia kehamilan 37+1 minggu. Ny. S rutin melakukan ANC sejak usia kehamilan 7 minggu di Puskesmas dan PMB. Selama kehamilan ibu mengalami ketidaknyamanaan pegal-pegal, saat pemeriksaan bayi posisi lintang dan Ny.S mempunyai riwayat SC sebelumnya dikarenakan plasenta previa. Tanggal 03 Februari 2022 ibu merasakan ketuban pecah. Ibu langsung ke RS Bethesda Lempuyangan Wangi dan dilakukan SC pada tanggal 03 Februari 2022. Ibu melahirkan tanggal 03 Februari 2022 secara SC pukul 06.30 WIB, JK Laki-laki, Janin Tunggal, UK 39+2 minggu, BB 3000 gram, PB: 49 cm, LK: 37 cm. Pada kunjungan Neonatus hari ke 6 bayi dalam keadaan sehat. Kunjungan dilakukan sesuai teori yaitu kunjungan bayi KN1 hingga KN3, kunjungan nifas KF1 sampai KF4. Ibu berencana mau menggunakan kb suntik 3 bulan namun sampai sekarang belum ber-kb karena masih berdiskusi dengan suami dan untuk sementara menggunakan kb kalender.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan |
| Depositing User: | Users 30 not found. |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 06:35 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 06:35 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/9042 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
