Safinatun Laeli Purwandani (2022) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY.F USIA 26 TAHUN G1P0A0 UMUR KEHAMILAN 38 MINGGU DENGAN HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN DAN BELL’S PALSY DI PUSKESMAS SANDEN, BANTUL. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover dan Halaman Depan)
1. COVER dan HALAMAN DEPAN.pdf Download (264kB) |
|
Text (Awal)
2. Awal.pdf Download (261kB) |
|
Text (Abstract)
3. Abstract.pdf Download (231kB) |
|
Text (Chapter 1)
4. Chapter 1.pdf Download (158kB) |
|
Text (Chapter 2)
5. Chapter 2.pdf Download (708kB) |
|
Text (Chapter 3)
6. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
Text (Conclusion)
7. Conclusion.pdf Download (229kB) |
|
Text (References)
8. References.pdf Download (363kB) |
|
Text (Appedices)
9. Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Angkan Kematian Ibu (AKI) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tahun 2019 yaitu 36, angka ini sama dengan tahun 2018. Kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Bantul 13 kasus dan terendah di Kota Yogyakarta 4 kasus. Penyebab kematian ibu yang paling banyak ditemukan di DIY adalah karena penyakit lain-lain sebanyak 18 kasus, perdarahan 8 kasus, hipertensi dalam kehamilan 2 kasus, infeksi 2 kasus dan gangguan sistem perdarahan darah 6 kasus. Penulis menjumpai kasus hipertensi dalam kehamilan dan bell’s palsy yaitu pada Ny.F. Kunjungan ANC pada tanggal 12 Juli 2021 tekanan darah 129/85 mmHg, kunjungan ANC tanggal 21 Juli 2021 dengan keluhan mengeluh pandangan mata kabur, apabila menutup mata tidak tertutup dengan sempurna, apabila minum dan makan mulut serta pipi miring dan tertarik ke atas sehingga membuat ibu tidak percaya diri, tekanan darah 140/90 mmHg, protein urin negative dilakukan rujukan ke RS Santa Elisabeth. Hasil rujukan ibu diberikan obat penurun tensi dan di rujuk ke dokter saraf. Dokter saraf mengatakan 60% akan kembali seperti semula setelah melahirkan tetapi apabila setelah melahirkan masih seperti yang dikeluhkan oleh Ny.F maka akan dilakukan fisioterapi. Tanggal 28 Juli 2021, ibu datang ke RS Santa Elisabeth tekan darah 150/90 mmHg BB 68,8 kg, dokter menganjurkan untuk rawat inap dan dilakukan induksi persalinan di RS Santa Elisabeth, dilakukan pemasangan balon kateter selama 24 jam evaluasi pembukaan 1 cm. Dilanjutkan induksi melalui infus yaitu oxitosin, pada tanggal 30 Juni 2021 pukul 20.00 WIB dilakukan evaluasi pembukaan hanya bertambah 1 cm, dikarenakan RS Santa Elisabeth tidak bisa melakukan tindakan SC maka Ny.F dilakukan rujukan ke RS Panembahan Senopati. Tanggal 30 Juni 2021 pukul 21.00 WIB Ny.F masuk ruang operasi, operasi berjalan selama 30 menit bayi yang dilahirkan mengalami asfiksia jenis kelamin perempuan berat 3200 gram. Setelah ibu melahirkan dilakukan pengecekan tekanan darah hasilnya 130/90 mmHg, selama perawatan di RS dan setiap pagi, sore dan malam dilakukan pengecekan tekanan darah oleh bidan tekanan darah ibu sudah norml yaitu berkisar 100-110 mmHg dan ibu mengatakan bahwa setelah bayi lahir bell’s palsy yang dialami oleh ibu langsung hilang. Selama masa nifas ibu tidak ada komplikasi tekanan darah ibu normal serta bayi pun tidak mengalami komplikasi. Setelah melahirkan bayinya ibu langsung dilakukan pemasangan KB IUD post plasenta.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan |
| Depositing User: | Users 30 not found. |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 06:29 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 06:29 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/7858 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
