Ike Anisa (2021) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. E UMUR 32 TAHUN G2P1A0 UMUR KEHAMILAN 38+5 MINGGU DENGAN KEHAMILAN NORMAL DI PUSKESMAS SEWON 1 BANTUL. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
Awal.pdf

Download (435kB)
Text
Abstract.pdf

Download (13kB)
Text
Chapter I.pdf

Download (100kB)
Text
Chapter II.pdf

Download (426kB)
Text
Chapter III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (170kB)
Text
Conclusion.pdf

Download (33kB)
Text
References.pdf

Download (129kB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Menurut world health organization (WHO) kesehatan ibu merupakan kunci bagi kesehatan generasi penerusnya, ibu yang sehat ketika hamil, aman ketika melahirkan, pada umumnya akan melahirkan bayi yang sehat. Oleh sebab itu angka kesakitan dan kematian ibu merupakan indikator yang penting untuk menggambarkan status kesehatan maternal. Asuhan kebidanan yang dilakukan secara continuity of care (COC) merupakan asuhan yang dilakukan secara berkesinambungan dan komperhensif dari hamil sampai dengan keluarga berencana (KB) yang sangat penting untuk mendukung terciptanya derajat kesehatan ibu dan anak yang baik, sekaligus sebagai upaya penurunan AKI & AKB. Pada kasus ini asuhan kebidanan dilakukan pertama kali pada hari senin, tanggal 05 Juli 2021 saat pasien kunjungan ulang di Puskesmas Sewon 1 dengan kehamilan trimester 3. Ibu dengan kehamilan anak yang kedua, tidak pernah keguguran, pernah melahirkan sekali secara normal, saat ini usia anak pertamanya 5 tahun. Datang dengan keluhan pinggang sering pegel-pegel dan nyeri diarea selangkangan, kondisi tersebut dapat diatasi dengan pemberian komunikasi, informasi dan edukasi ketidaknyamanan trimester 3. Kontak kedua dilakukan saat usia kehamilan 39+1 minggu dengan keluhan perut sering kenceng-kenceng, namun belum mengeluarkan lendir darah atau air ketuban. Intervensi yang diberikan yaitu memberikan komunikasi, informasi dan edukasi tanda-tanda persalinan dan persiapan menjelang persalinan. Ibu melahirkan pada tanggal 10 Juli 2021 jam 02.15 WIB, dengan spontan di Puskesmas Sewon 1. Tidak ada penyulit atau komplikasi yang terjadi baik pada ibu atau pada bayi. Bayi lahir langsung menangis spontan dengan berat badan lahir 2.800gram. Asuhan masa nifas dan menyusui dilakukan pada 6 jam setelah melahirkan, 7 hari setelah melahirkan, 14 hari setelah melahirkan dan 40 hari setelah melahirkan. Selama masa nifas tidak terdapat komplikasi yang terjadi hanya saja, ibu merasa produksi ASI nya kurang lancar sehingga perlu diberikan intervensi untuk mendudkung ibu untuk melewati masa menyusui nya dengan cara memberikan KIE tentang teknik menyusui yang baik dan benar, menejemen lakstasi dan pijat oksitosin dengan tujuan agar ibu lebih merasa yakin dan percaya diri dalam menyusui bayinya. Pada 7 hari setelah melahirkan ibu sudah mulai diberikan KIE tentang keluarga berencana dan memberitahu ibu untuk mengimunisasikan anaknya. Konseling keluarga berencana dilakukan saat kunjungan kerumah yaitu pada hari ke 7 dan hari ke 14 setelah melahirkan. Pada tanggal 04 Agustus 2021 atau bayi saat berusia hari dilakukan imunisasi BCG. Pada tanggal Agustus 2021 ibu akhirnya memutuskan untuk menggunakan KB AKDR Tcu 380 A. Kesimpulan dari laporan ini adalah asuhan kebidanan dapat dilakukan secara continuity of care (COC) terhitung dari kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir, dann keluarga berencana. Asuhan kebidanan berhasil dilakukan dengan baik, tidak ada penyulit dan komplikasi selama berjalan nya asuhan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 19 Aug 2026 06:27
Last Modified: 19 Aug 2026 06:27
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/7808

Actions (login required)

View Item View Item