Imtihanah Prestiwanti (2021) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. Y USIA 27 TAHUN G3P2A0AH3 DENGAN ANEMIA RINGAN, JARAK KEHAMILAN < 2 TAHUN DAN RIWAYAT PERSALINAN DENGAN SC DI PUSKESMAS GAMPING I SLEMAN. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
Awal.pdf

Download (661kB)
Text
Abstract.pdf

Download (195kB)
Text
Chapter 1.pdf

Download (385kB)
Text
Chapter 2.pdf

Download (593kB)
Text
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (337kB)
Text
Conclusion.pdf

Download (194kB)
Text
References.pdf

Download (317kB)
Text
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Text
IMTIHANAH PRESTIWANTI_P07124520079.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

SINOPSIS Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Pada Ny. Y Usia 27 Tahun G3P2A0Ah3 Dengan Anemia Ringan, Jarak Kehamilan <2 Tahun dan Riwayat Persalinan dengan SC Di Puskesmas Gamping I Sleman Kelompok yang berisiko tinggi dalam kehamilannya adalah jika jarak antar kehamilan terlalu dekat (< 2 tahun) dan terlalu jauh (5 tahun). Jarak kehamilan yang pendek akan mengakibatkan belum pulihnya kondisi tubuh ibu setelah melahirkan salah satunya dapat menyebabkan anemia pada ibu hamil. Selain itu riwayat persalinan dengan operasi juga merupakan salah satu faktor risiko ibu hamil. Riwayat SC adalah suatu jaringan parut akibat pembedahan uterus sebelumnya. Jaringan parut dapat menyebabkan uterus mudah robek bila dilakukan persalinan normal sehingga pada ibu hamil yang sudah pernah menjalani persalinan SC, persalinan selanjutnya juga akan dilakukan dengan SC untuk menghindarkan resiko robekan uterus (Siswosudarmo, 2010). Pertemuan pertama dilakukan pada tanggal 09 Juli 2021 di ruang KIA. Ny. Y usia 27 tahun G3P2A0Ah3 datang ke Puskesmas Gamping I untuk memeriksakan kehamilannya dan mengeluh pusing dan mudah lelah, Usia kehamilan 39 minggu. Ny. Y mengatakan ini merupakan kehamilan ketiganya, kehamilan sebelumnya kembar dan tidak pernah keguguran, dengan jarak persalinan sebelumnya dalah 11 bulan. Riwayat bersalin secara SC. Hasil laboratorium Hb 9.8% gr/dl. Penatalaksanaan yang diberikan terhadap Ny. Y yaitu Memberitahu ibu tentang anemia dalam kehamilan, menganjurkan ibu untuk rutin mengkonsumsi tablet Fe, memberikan KIE tentang cara mengkonsumsi tablet Fe yang benar, memberikan KIE tentang persiapan persalinan sejak sekarang karena ibu hamil dengan faktor risiko riwayat operasi SC dan jarak kehamilan < 2 tahun. Pertemuan selanjutnya tanggal 17 Juli 2021 ibu dirujuk ke RSU PKU Muhammadiyah Gamping dengan diagnosa Ny. Y usia 27 tahun G3P2A0Ah3 UK 40 minggu 2 hari, janin tunggal hidup intrauterin presentasi kepala dengan anemia ringan, faktor risiko jarak kehamilan <2 tahu dan riwayat operasi SC. Ibu mengeluh perutnya sudah terasa kencang-kencang. Pada saat pemeriksaan kondisi ibu dan janin dalam keadaan baik, hasil tes swab antigen ibu positif Covid 19 kemudian Dokter memberikan edukasi kepada ibu dan suami serta menyarankan untuk segera melahirkan secara sectio caesarea. Pada pukul 19.30 WIB, bayi lahir menangis kuat, BBL: 3000 gram, PB 49 cm, lingkar kepala 33 cm dan jenis kelamin laki-laki. Pada pertemuan nifas hari ke tiga ibu mengatakan Ibu mengatakan masih sedikit nyeri pada luka jahitan bekas operasi dan ibu sudah bisa berjalan dan duduk sendiri, dan ibu mengatakan merasa sedih karena masih harus melakukan isolasi dan berpisah dengan bayinya. Ibu mengatakan pengeluaran pervaginam berwarna merah kecoklatan. Pola makan dan minum ibu teratur. Ibu sudah BAB dan BAK sudah lancer. Ny. Y sedikit sedih karena harus isolasi di RS dan terpisah dengan bayinya. Penatalaksanaan pada pertemuan ini adalah Memberikan dukungan kepada ibu bahwa ibu pasti akan cepat sembuh dari infeksi Covid 19 dan menganjurkan keluarga untuk memberikan dukungan ibu dengan merawat bayi di rumah dengan baik dan benar agar ibu tidak khawatir. Setelah selesai masa nifas tanggal 19 September 2021 ibu mengatakan ingin menjarangkan kehamilan dengan menggunakan KB Suntik 3 bulan. Ibu mengatakan belum melakukan hubungan suami istri sampai sekarang, dan belum menstruasi setelah melahirkan. Dalam riwayat penyakit ibu belum pernah mengalami penyakit hipertensi, ginjal, jantung, penyakit kuning dan infeksi menular seksual. Ibu belum pernah mengalami penyakit ginekologi seperti mioma, kista, kanker dsb. Dalam riwayat kesehatan keluarga juga tidak mengalami penyakit apapun. Penatalaksanaan pada pertemuan kali ini Menjelaskan kepada ibu cara kerja KB suntik 3 bulan, Menjelaskan kepada ibu cara pemberian KB suntik 3 Bulan yaitu dengan memberikan suntikan progestin setiap 3 bulan sekali, Menjelaskan kelebihan dan kekurangan KB suntik 3 bulan, Menjelaskan kontraindikasi KB suntik 3 bulan, Menganjurkan ibu untuk kembali sesuai jadwal yang ditentukan.

Item Type: Other
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 19 Aug 2026 06:27
Last Modified: 19 Aug 2026 06:27
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/7783

Actions (login required)

View Item View Item