Merdiani Putri, Hanna (2026) PERBANDINGAN PERTUMBUHAN Streptococcus mutans PADA MEDIA AGAR DARAH DONOR PRC (Packed Red Cells) KEDALUWARSA DAN MEDIA AGAR DARAH DOMBA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (2MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (169kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (270kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (589kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Download (484kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Download (432kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (246kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (163kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Streptococcus mutans merupakan bakteri Gram positif penyebab utama karies gigi yang membutuhkan media diperkaya seperti Blood Agar Plate (BAP) untuk pertumbuhannya. Darah manusia memiliki kemiripan kandungan nutrisi dengan darah domba sehingga berpotensi digunakan sebagai alternatif bahan media BAP. Stok darah donor PRC di Palang Merah Indonesia (PMI) kerap mencapai batas masa simpan tanpa terpakai dan akhirnya harus dimusnahkan sebagai limbah biologis. Pemanfaatan PRC donor kedaluwarsa dari PMI sebagai bahan alternatif pembuatan media BAP berpotensi mendukung pertumbuhan Streptococcus mutans sekaligus mengoptimalkan pengelolaan limbah biologis laboratorium. Tujuan: Membandingkan pertumbuhan Streptococcus mutans pada media BAP berbahan PRC donor manusia kedaluwarsa dan media BAP darah domba berdasarkan rerata diameter koloni dan karakteristik morfologi koloni secara makroskopis dan mikroskopis. Metode : Penelitian eksperimental Post Test Only With Control Group Design menggunakan Streptococcus mutans ATCC 25175. Inokulasi dilakukan pada 16 plate BAP PRC kedaluwarsa (golongan darah A rhesus positif) dan 16 plate BAP darah domba 5%, diinkubasi 37°C selama 48 jam. Diameter koloni terbesar diukur dengan jangka sorong (presisi 0,01 mm) secara purposive sampling. Analisis statistik menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Independent Sample T-Test (α = 0,05). Hasil: Rerata diameter koloni BAP darah domba (1,55 mm) lebih besar dibanding BAP PRC kedaluwarsa (1,51 mm), namun tidak bermakna (p = 0,253). Morfologi kedua media serupa, namun berbeda pada pola hemolisis: BAP PRC menunjukkan gamma dan BAP darah domba alfa lemah, sesuai sifat alamiah Streptococcus mutans. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan bermakna diameter koloni antara kedua media (p = 0,253). Media BAP PRC kedaluwarsa masih mampu mendukung pertumbuhan Streptococcus mutans dan berpotensi digunakan sebagai alternatif pengganti darah domba, namun belum seoptimal standar.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Streptococcus mutans, Blood Agar Plate, PRC kedaluwarsa, darah domba |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi DIII Teknologi Laboratorium |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 04:06 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 04:06 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24478 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
