Yuniar, Reiza Dwi Yuniar (2026) VARIASI PENAMBAHAN YOGHURT PADA PUDING UBI UNGU DITINJAU DARI SIFAT FISIK, SIFAT ORGANOLEPTIK, DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (AWAL)
AWAL.pdf Download (482kB) |
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (169kB) |
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (258kB) |
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Download (354kB) |
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) |
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (379kB) |
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (186kB) |
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (221kB) |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (549kB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik dengan prevalensi yang terus meningkat secara global dan di Indonesia. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan melalui pola hidup sehat, termasuk konsumsi pangan fungsional. Ubi jalar ungu kaya akan antosianin sebagai antioksidan, sedangkan yoghurt mengandung probiotik yang berperan dalam memodulasi metabolisme glukosa. Kombinasi kedua bahan dalam bentuk puding berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional yang mendukung upaya pencegahan DM tipe 2, sehingga perlu diketahui pengaruh variasi formulanya terhadap karakteristik produk. Tujuan: Mengetahui perbedaan sifat fisik, sifat organoleptik, dan aktivitas antioksidan dari beberapa formula produk puding ubi ungu yoghurt. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen murni dengan menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan. Variasi penambahan yoghurt pada puding ubi ungu yaitu 0 gram, 50 gram, 75 gram, dan 100 gram. Uji sifat fisik dilakukan menggunakan alat penetrometer, uji sifat organoleptik menggunakan uji hedonik dengan 20 panelis agak terlatih, dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil: Penambahan yoghurt sebanyak 0 g, 50 g, 75 g, dan 100 g tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tekstur puding ubi ungu yang dihasilkan (p=0,745>0,05). Penambahan yoghurt tidak memberikan perbedaan yang signifikan pada tingkat kesukaan panelis terhadap aroma (p=0,140), rasa (p=0,813), dan tekstur (p=0,460) di antara keempat sampel puding, namun memberikan perbedaan yang signifikan pada warna puding (p=0,011). Penambahan yoghurt memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap aktivitas antioksidan puding yang dihasilkan (p=0,000). Analisis De Garmo menunjukkan bahwa produk F3 (penambahan yoghurt 75 g) memperoleh total skor tertinggi (0,71). Kesimpulan: Produk puding ubi ungu dengan penambahan yoghurt sebanyak 75 gram terpilih sebagai produk yang paling berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Kata Kunci: Ubi ungu, yoghurt, fisik, organoleptik, aktivitas antioksidan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Ubi ungu, yoghurt, fisik, organoleptik, aktivitas antioksidan. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 03:30 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 03:30 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24354 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
