Giovani, Salma Salsabila Putri (2026) PENGOLAHAN AIR SUMUR BOR MENGGUNAKAN GALON FILTER SECARA UPFLOW DENGAN PARAMETER TOTAL DISSOLVED SOLID (TDS) DAN KEKERUHAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (595kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (1MB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (2MB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (317kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (1MB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
Text (SALMA SALSABILA PUTRI GIOVANI_P07133123092)
SALMA SALSABILA PUTRI GIOVANI_P07133123092.pdf Restricted to Repository staff only Download (15MB) |
Abstract
Latar belakang : Air sumur bor merupakan salah satu sumber air bersih yang banyak digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, kualitas air sumur bor sering kali belum memenuhi persyaratan kesehatan karena tingginya kadar Total Dissolved Solid (TDS) dan Kekeruhan. Berdasarkan studi pendahuluan di Dusun Jambon, Kalurahan Sendangagung, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar TDS sebesar 617 mg/L dan kekeruhan sebesar 5,99 NTU yang melebihi baku mutu Permenkes RI Nomor 2 Tahun 2023. Salah satu upaya pengolahan air sederhana yang dapat dilakukan adalah menggunakan galon filter sistem upflow dengan media zeolit, arang aktif, dan pasir silika. Tujuan : Mengetahui pengolahan air sumur bor menggunakan galon filter secara upflow terhadap parameter Total Dissolved Solid (TDS) dan Kekeruhan. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Pengolahan dilakukan menggunakan galon filter berukuran 19 liter dengan media zeolit, arang aktif, dan pasir silika masing-masing setebal 8 cm serta debit aliran 1 liter/menit. Pemeriksaan parameter TDS menggunakan metode Gravimetri sesuai SNI 6989.27:2019 dan parameter kekeruhan menggunakan metode Nephelometri berdasarkan Inhouse Methode. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan kadar TDS sebelum filtrasi rata-rata 221,3 mg/L dan setelah filtrasi meningkat menjadi 270 mg/L dengan kenaikan sebesar 22%. Sementara itu, kadar kekeruhan mengalami penurunan dari 11,30 NTU menjadi 6,22 NTU dengan persentase penurunan sebesar 44,5%. Kesimpulan : Galon filter secara upflow belum mampu menurunkan kadar TDS, namun mampu menurunkan kadar kekeruhan pada air sumur bor. Kata kunci : Air Sumur Bor, Filtrasi Upflow, Galon Filter, Total Dissolved Solid (TDS), Kekeruhan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Air Sumur Bor, Filtrasi Upflow, Galon Filter, Total Dissolved Solid (TDS), Kekeruhan. |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 07:46 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 07:46 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24336 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
