Andriawan, Shely Dzaki (2026) HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KB SUNTIK DEPO MEDROXY PROGESTERONE ACETAT (DMPA) DENGAN PENURUNAN LIBIDO DI PMB HANA SRI WURYANINGSIH. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
AWAL.pdf

Download (759kB)
Text
ABSTRACT.pdf

Download (217kB)
Text
CHAPTER 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB) Request a copy
Text
CHAPTER 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB) Request a copy
Text
CHAPTER 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (388kB) Request a copy
Text
CHAPTER 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB) Request a copy
Text
CONCLUSION.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB) Request a copy
Text
REFERENCES.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB) Request a copy
Text
APPENDICES.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) Request a copy

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Penurunan libido merupakan salah satu efek samping hormonal dari KB suntik DMPA yang sering kali kurang mendapatkan perhatian dalam edukasi pelayanan kesehatan reproduksi. Penurunan libido akibat KB suntik dapat memicu masalah dan mengganggu keharmonisan rumah tangga. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon (terutama progesteron), vagina kering, dan penurunan mood. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan penurunan libido pada akseptor kontrasepsi di PMB Hana Sri Wuryaningsih. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 74 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner disfungsi seksual wanita (Female Sexual Function Index). Analisis data melibatkan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Analisis univariat mengungkapkan bahwa mayoritas responden mengalami penurunan libido, yaitu sebanyak 64 akseptor (86,5%), dan sebagian besar telah menggunakan kontrasepsi suntik DMPA selama <2 tahun, dengan total 41 akseptor (55,4%). Analisis bivariat menunjukkan nilai p-value sebesar 0,496 (p > 0,05), yang mengindikasikan bahwa Ho diterima. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan penurunan libido di PMB Hana Sri Wuryaningsih. Penurunan gairah seksual terjadi secara konsisten sejak fase awal pemakaian akibat penekanan hormon progestin eksogen dan bersifat multifaktorial, yang dipengaruhi oleh faktor psikologis serta fisik. Penyedia layanan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan konseling komprehensif mengenai efek samping seksual dari kontrasepsi hormonal sejak awal pemilihan metode. Kata Kunci: DMPA, WUS, Libido

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: DMPA, WUS, Libido
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions:
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 18 Aug 2026 07:53
Last Modified: 18 Aug 2026 07:53
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24163

Actions (login required)

View Item View Item