Azyahra, Maharani (2026) Analisis Intensitas Pencahayaan di Ruang Kelas SDN Kalibaru 07 Jakarta Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Cover.pdf Download (414kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (207kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (264kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (303kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (326kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (433kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (214kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) Request a copy |
|
Text (Maharani Azyahra_P07133123058)
DRAFT KTI RANRAN FIXED.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) Request a copy |
|
Text
DRAFT KTI RANRAN FIXED.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Pencahayaan merupakan faktor lingkungan fisik yang berpengaruh langsung terhadap kenyamanan dan efektivitas belajar mengajar di kelas. Intensitas cahaya yang terlalu rendah maupun berlebihan dapat mengganggu kenyamanan visual dan kesehatan mata peserta didik. SDN Kalibaru 07 Jakarta memiliki bukaan jendela yang lebar dengan nilai Windows to Wall Ratio (WWR) tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan cahaya alami masuk secara berlebihan dan tidak merata ke dalam ruang kelas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat intensitas pencahayaan di setiap ruang kelas serta menganalisis dampaknya terhadap kesehatan belajar peserta didik di SDN Kalibaru 07 Jakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan sampel 10 ruang kelas yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan letak lantai. Intensiras pencahayaan diukur selama lima hari menggunakan lux meter sesuai SNI 03-6575-2001, sedangkan data dampak terhadap peserta didik diperoleh melalui wawancara langsung. Hasil : Nilai WWR ruang kelas SDN Kalibaru 07 Jakarta mencapai 105,62%, jauh melampaui batas minimum SNI 03-2396-2001 sebesar 20%. Dari 10 ruang kelas yang diukur, hanya tiga yang memenuhi standar SNI 03-6575-2001, sementara tujuh ruang kelas lainnya melebihi batas atas standar. Siswa di dekat jendela lebih rentan mengalami silau (glare), sedangkan siswa di area tengah lebih banyak melaporkan kelelahan mata dan kesulitan membaca tulisan di papan tulis. Kesimpulan : Pengukuran intensitas pencahayaan pada 10 ruang kelas menunjukkan hanya kelas 3C (308 lux) dan 6D (432 lux) yang melebihi SNI 03-6575-2001, dengan nilai tertinggi 638 lux di lantai 4. Nilai WWR sebesar 23% telah memenuhi SNI 6389:2020. Keluhan utama peserta didik berupa silau (glare) dan panas akibat cahaya alami berlebih, yang berpotensi menyebabkan kelelahan mata. Kata Kunci : Intensitas pencahayaan, lux meter, ruang kelas, windows to wall ratio, kenyamanan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Intensitas pencahayaan, lux meter, ruang kelas, windows to wall ratio, kenyamanan |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 02:47 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 02:47 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24158 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
