Khong, Stefhanie (2026) PENGEMBANGAN DAN UJI KELAYAKAN PROTOKOL DETEKSI DINI SPASME LARING PADA FASE EKSTUBASI PASIEN ANESTESI UMUM DI RSUD DR. MOHAMAD SOEWANDHIE SURABAYA. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
1. Awal.pdf Download (3MB) |
|
Text (ABSTRACT)
2. Abstract.pdf Download (141kB) |
|
Text (CHAPTER 1)
3. Chapter 1.pdf Download (328kB) |
|
Text (CHAPTER 2)
4. Chapter 2.pdf Download (607kB) |
|
Text (CHAPTER 3)
5. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (465kB) |
|
Text (CHAPTER 4)
6. Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (504kB) |
|
Text (CONCLUSION)
7. Conclusion.pdf Download (181kB) |
|
Text (REFERENCES)
8. References.pdf Download (188kB) |
|
Text (APPENDICS)
9. Appendics.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (FULL TEXT)
STEFHANIE KHONG_P07120322043.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
|
Text (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (642kB) |
Abstract
Latar Belakang: Spasme laring merupakan komplikasi jalan napas yang dapat terjadi pada fase ekstubasi pasien anestesi umum dan berpotensi menyebabkan obstruksi jalan napas, hipoksia, hingga henti jantung apabila tidak dikenali secara dini. Deteksi spasme laring masih terbatas karena tanda klinis sering muncul setelah terjadi gangguan ventilasi yang bermakna. Hingga saat ini belum tersedia protokol deteksi dini yang mengintegrasikan faktor risiko klinis dan indikator fisiologis secara sistematis. Tujuan: Mengembangkan dan menilai kelayakan instrumen Detection Score Laryngospasm (DSL) sebagai alat skrining awal risiko spasme laring pada fase ekstubasi pasien anestesi umum. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang dimodifikasi menjadi empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Instrumen disusun berdasarkan usia, kriteria LEMON, riwayat infeksi saluran napas atas (ISPA), stadium anestesi, dan perubahan nilai ΔEtCO₂. Validasi dilakukan menggunakan Content Validity Index (CVI) oleh tiga validator ahli. Uji coba terbatas dilakukan pada 30 pasien anestesi umum dan dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil: Seluruh item instrumen memenuhi kriteria validitas (I-CVI ≥0,78) dengan nilai S-CVI/Ave sebesar 1,00. Hasil uji coba menunjukkan instrumen dapat digunakan pada observasi fase ekstubasi dan terdapat hubungan bermakna antara interpretasi skor DSL dan kejadian spasme laring (p<0,001). Kesimpulan: Instrumen Detection Score Laryngospasm (DSL) dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen skrining awal risiko spasme laring pada fase ekstubasi pasien anestesi umum. Kata Kunci: spasme laring, ekstubasi, anestesi umum, Detection Score Laryngospasm, deteksi dini
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | spasme laring, ekstubasi, anestesi umum, Detection Score Laryngospasm, deteksi dini |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 09:43 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 09:43 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24144 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
