KHALIL, SHAVA AULIA (2026) UJI KANDUNGAN Escherichia coli DAN PERSONAL HYGIENE PEDAGANG JAJANAN SIOMAY DI KALURAHAN TLOGOADI SLEMAN 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal .pdf Download (1MB) |
|
Text
Abstract.pdf Download (751kB) |
|
Text
Chapter 1.pdf Download (2MB) |
|
Text
Chapter 2.pdf Download (4MB) |
|
Text
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
|
Text
Conclusion.pdf Download (589kB) |
|
Text
References.pdf Download (927kB) |
|
Text
Appendicies.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
Text
KTI (Scan).pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Jajanan siomay merupakan salah satu makanan siap saji yang banyak dikonsumsi masyarakat dan berisiko mengalami kontaminasi mikrobiologis apabila proses pengolahan, penyimpanan, dan penyajiannya tidak memenuhi persyaratan higiene sanitasi. Keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan dapat digunakan sebagai indikator adanya pencemaran fekal dan rendahnya tingkat kebersihan dalam penanganan pangan. Personal hygiene pedagang merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi keamanan pangan jajanan. Tujuan: Mengetahui tingkat cemaran bakteri Escherichia coli pada jajanan siomay serta menggambarkan penerapan personal hygiene pedagang jajanan siomay di Kalurahan Tlogoadi, Sleman Tahun 2026. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian terdiri dari 15 pedagang siomay dan 15 sampel siomay yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan Escherichia coli dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi DIY menggunakan metode SNI ISO 16649-2:2001 dengan media TBX. Data personal hygiene diperoleh melalui observasi menggunakan lembar checklist berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Dari 15 sampel siomay yang diperiksa, terdapat 2 sampel (13,3%) terkontaminasi Escherichia coli dan 13 sampel (86,7%) tidak terdeteksi mengandung Escherichia coli. Sebanyak 10 pedagang (66,7%) memiliki personal hygiene memenuhi syarat dan 5 pedagang (33,3%) tidak memenuhi syarat. Seluruh sampel yang terkontaminasi berasal dari pedagang dengan kategori personal hygiene tidak memenuhi syarat. Kesimpulan: Masih ditemukan cemaran Escherichia coli pada jajanan siomay yang dijual di Kalurahan Tlogoadi. Sebagian besar pedagang telah menerapkan personal hygiene yang memenuhi syarat, namun peningkatan higiene sanitasi pangan tetap diperlukan untuk meminimalkan risiko kontaminasi dan meningkatkan keamanan pangan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: Escherichia coli, siomay, personal hygiene, keamanan pangan, pedagang jajanan |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 04:42 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 04:42 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24128 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
