Kusnul, Ajeng Kusnul (2026) PERBEDAAN MIKROSKOPIS HASIL PENGECATAN GRAM PADA SAMPEL URINE DAN SEKRET URETRA PADA PEMERIKSAAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL GONORE. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Awal.doc.pdf.pdf Download (514kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.doc.pdf.pdf Download (147kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.doc.pdf.pdf Download (162kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.doc.pdf.pdf Download (373kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.doc.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (290kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.doc.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.doc.pdf.pdf Download (152kB) |
|
Text (References)
References.doc.pdf.pdf Download (189kB) |
|
Text (Appendiences)
Appendiences.doc.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
Text (Full text)
Perbedaan Mikroskopis Hasil Pengecatan Gram pada Sampel Urine dan Sekret Uretra pada Pemeriksaan Infeksi Menular Seksual Gonore.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (804kB) |
Abstract
Latar Belakang : IMS merupakan penyakit yang penularan utamanya melalui hubungan seksual, salah satunya adalah gonore. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2022, kasus gonore menjadi peringkat kelima terbanyak yang telah dilaporkan oleh layanan kesehatan dan meningkat pada kelompok usia produktif. Gonore disebabkan oleh infeksi N. gonorrhoeae pada saluran uretra pada laki-laki dan serviks pada perempuan. Spesimen sekret uretra merupakan bahan yang umum digunakan pada pasien laki-laki, karena berasal langsung dari lokasi infeksi dan mengandung konsentrasi bakteri yang tinggi. Namun, pengambilan sekret uretra bersifat invasif dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada pasien. Kesalahan sampel yang didapat juga mempengaruhi keberhasilan pemeriksaan, sampel yang diperlukan berupa sekret uretra namun pasien justru mengambil sperma. Sebagai alternatif, peneliti ingin meneliti dengan menggunakan sampel urine pancaran pertama (first void urine) karena lebih mudah dalam pengambilan sampel. Tujuan Penelitian : Mengetahui tingkat kesesuaian (agreement) hasil mikroskopis pemeriksaan N. gonorrhoeae antara sampel urine dan sekret uretra pada pasien laki-laki dengan gonore. Metode Penelitian :Metode penelitian ini menggunakan pendekatan observasioanal analitik dengan design cross-sectional. Hasil Penelitian : Sampel urine memiliki tingkat kesesuaian yang kuat dengan sekret uretra pada pembacaan PMN dan DGNI. Tidak ada perbedaan signifikan secara statistik antara kedua jenis sampel. Kesimpulan : Sampel urine dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pemeriksaan gonore yang praktis dan dapat diterima secara klinis
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Gonore, DGNI, PMN, Sekret Uretra, Urine |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 07:29 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 07:29 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24020 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
