Hidayah, Athifah Nur (2026) Model Filter Zeolit, Resin, dan Pasir Silika Dalam Menurunkan Kadar Besi (Fe) Air Sumur di Dusun Plumbon Sindumartani Ngemplak Sleman. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (223kB) |
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (483kB) |
|
Text (Abstrack)
Abstrack.pdf Download (256kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (331kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (535kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (369kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
Conclution.pdf Download (278kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (265kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) Request a copy |
|
Text (KTI)
Athifah Nur Hidayah_P07133123049.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Air bersih adalah salah satu kebutuhan yang berpengaruh terhadap kesehetan masyarakat. Kualitas air yang buruk dapat menyebabkan berbagai penyakit muncul. Air sumur di Dusun Plumbon, Sindumartani Ngemplak, Sleman diketahui memiliki kandungan besi (Fe) melebihi baku mutu sehingga menimbulkan berbagai masalah seperti keruh, bau besi, dan kurang layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil dari studi pendahuluan pada Desember 2025 menunjukkan kadar besi (Fe) pada air sumur mencapai 2 mg/l, melebihi baku mutu Permenkes RI Nomor 2 tahun 2023 yaitu 0,2 mg/l. Filtrasi menggunakan media Zeolit, Resin, dan pasir silika dapat menjadi Solusi pengurangan kadar besi pada air. oleh karena itu dibutuhkan alat filtrasi yang baik. Tujuan : Mengetahui model filter zeolite, resin dan pasir silika dalam menurunkan kadar besi (Fe) air Sumur di dusun Plumbon, Sindumartani, Ngemplak, Sleman Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan desain penelitian pretest-posttest without control. Sampel penelitian ini adalah dengan 3 perlakuan pada setiap penggunaan media filter resin, zeolit, dan pasir silika. Debit aliran yang digunakan adalah 500 ml/menit. Obyek penelitian ini adalah air sumur gali di dusun Plumbon, Sindumartani, Ngemplak. Hasil: Dari hasil filtrasi menggunakan media zeolite mampu menurunkan kadar besi dari rata-rata 3,44 mg/l menjadi1,54 mg/l. sehingga selisih penurunanya 1,90 mg/l, dan presentase penurunan kadar besi (Fe) sebesar 55,2%. Pada media resin, kadar besi menurun dari 1,84 mg/l menjadi 1,10 mg/l, sehingga rata-rata selisih sebesar 0,74 mg/l dan presentase penurunan yang dihasilkan 40,4%. Untuk penggunaa media pasir silika menurunka kadar besi rata-rata pre-test sebesar 2,26 mg/l, menjadi 1,48 mg/l. sehingga selisih sebesar 0,78 dan presentase penurunan sebesar 34,4%. Kesimpulan: Filter zeolit mampu menurunkan kadar besi (Fe) paling banyak dengan presentase terbesar yaitu 55,2%. Namun hasil filtrasi masih di atas nilai ambang batas sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023. Kata kunci : Kualitas air, besi (Fe), Filtrasi, Zeolit, Resin, dan Pasir silika.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata kunci : Kualitas air, besi (Fe), Filtrasi, Zeolit, Resin, dan Pasir silika. |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 05:26 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 05:26 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24015 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
