Putri, Aisha Finda (2026) Kadar Karbon Monoksida (CO) di Wilayah Bekas TPA Piyungan (Dusun Ngablak) dan Gangguan Kesehatan Pernapasan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.pdf

Download (2MB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (447kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (356kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (275kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (355kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (600kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (514kB)
Text (References)
References.pdf

Download (345kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Text (AISHA FINDA PUTRI_P07133123099)
AISHA FINDA PUTRI_P07133123099.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Pembakaran sampah di wilayah bekas TPA Piyungan, Dusun Ngablak, masih sering dilakukan oleh masyarakat dan berpotensi menghasilkan gas berbahaya seperti kadar karbon monoksida (CO) yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar karbon monoksida (CO) pada kondisi pembakaran sampah aktif dan tidak aktif serta menggambarkan gangguan kesehatan pernapasan pada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pembakaran sampah menggunakan tobong. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional. Pengukuran kadar karbon monoksida (CO), suhu, kelembaban, dan kecepatan angin dilakukan pada beberapa titik pengukuran saat pembakaran sampah aktif dan tidak aktif. Data gangguan kesehatan pernapasan diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada responden dan dianalisis secara deskriptif. Hasil : Hasil penelitian mnunjukkan bahwa kadar karbon monoksida (CO) saat pembakaran aktif berkisar antara 132-189 ppm, sedangkan saat pembakaran tidak aktif berkisar antara 81-176 ppm. Suhu udara saat pembakaran aktif berkisar 29,7-33,8 ℃ dan saat tidak aktif 32,9-36,3 ℃. Kelembaban udara saat pembakaran aktif berkisar 65,8–80,1% dan saat tidak aktif 56,8–67,1%. Kecepatan angin saat pembakaran aktif berkisar 0,3–0,8 m/s, sedangkan saat tidak aktif berkisar 0,3–1,0 m/s. Sebagian besar titik pengukuran pada kondisi pembakaran aktif melebihi baku mutu CO sebesar 168 ppm. Selain itu, sebagian responden mengalami gangguan pernapasan, seperti batuk, sesak napas, dan iritasi tenggorokan. Kesimpulan : Aktivitas pembakaran sampah menggunakan tobong berpotensi meningkatkan kadar CO di udara dan menimbulkan gangguan kesehatan pernapasan pada masyarakat sekitar. Kata Kunci : Kadar karbon monoksida; pembakaran sampah; faktor lingkungan fisik; gangguan pernapasan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata Kunci : Kadar karbon monoksida; pembakaran sampah; faktor lingkungan fisik; gangguan pernapasan.
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 10 Aug 2026 06:06
Last Modified: 10 Aug 2026 06:06
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24007

Actions (login required)

View Item View Item