Setyaningsih, Selvi (2026) HUBUNGAN PERNIKAHAN DINI DAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATUK I. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Introduction.pdf Download (288kB) |
|
Text
Abstract.pdf Download (219kB) |
|
Text
Chapter 1.pdf Download (166kB) |
|
Text
Chapter 2.pdf Download (232kB) |
|
Text
Chapter 3.pdf Download (252kB) |
|
Text
Chapter 4.pdf Download (188kB) |
|
Text
Conclusion.pdf Download (128kB) |
|
Text
References.pdf Download (197kB) |
|
Text
Appendices.pdf Download (592kB) |
Abstract
ABSTRAK Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak serta masih menjadi prioritas kesehatan di Indonesia. Wilayah kerja Puskesmas Patuk I termasuk daerah dengan prevalensi stunting 21,40%. Kejadian stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pernikahan dini dan pola asuh orang tua. Tujuan: Mengetahui hubungan pernikahan dini dan pola asuh dengan kejadian stunting pada balita usia 6–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Patuk I. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Dilaksanakan pada bulan Juni 2026 di wilayah kerja Puskesmas Patuk I. Sampel berjumlah 56 ibu yang memiliki balita usia 6–59 bulan dan dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan data status stunting dari Buku KIA. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan antara pernikahan dini dengan kejadian stunting (p-value=0,000; OR=51,333; 95% CI: 7,239–364,033), di mana responden yang menikah pada usia dini cenderung memiliki balita yang mengalami stunting. Terdapat hubungan antara pola asuh dengan kejadian stunting (p-value=0,000; OR= 16,333; 95% CI: 5,457–48,892), mayoritas responden menerapkan pola asuh authoritarian. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pernikahan dini dan pola asuh dengan kejadian stunting pada balita usia 6–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Patuk I. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan melalui edukasi mengenai pendewasaan usia perkawinan dan penguatan praktik pengasuhan anak. Kata kunci: stunting, pernikahan dini, pola asuh, balita.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Stunting, Pernikahan Dini, Pola Asuh, Balita, Bidan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:53 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:53 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23964 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
