Setyowati, Anjani (2026) PERBEDAAN STATUS HEMODINAMIK ANTARA PEMBERIAN LIDOKAIN DAN TIDAK MENGGUNAKAN LIDOKAIN SAAT INDUKSI ANESTESI PADA PASIEN ONKOLOGI DENGAN CA MAMAE DI RUMAH SAKIT KANKER DHARMAIS. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.pdf

Download (1MB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (131kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (402kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (411kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (717kB) Request a copy
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (496kB) Request a copy
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (153kB)
Text (References)
References.pdf

Download (299kB)
Text (Appendics)
Appendics.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) Request a copy
Text (Full Text)
Anjani Setyowati_P71212325061.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) Request a copy
Official URL: https://www.poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar belakang : Induksi anestesi dapat menyebabkan perubahan hemodinamik yang signifikan, terutama penurunan tekanan darah dan laju jantung karena efek obat anestesi seperti propofol dan intubasi. Salah satu obat yang dipakai untuk mengurangi perubahan hemodinamik saat induksi anestesi adalah lidokain. Lidokain ialah anestetik lokal golongan amida yang sering dipakai untuk mengurangi rasa nyeri. Tujuan : Mengetahui perbedaan status hemodinamik antara pemberian lidokain dan tidak menggunakan lidokain saat induksi anestesi pada pasien onkologi dengan ca mamae di Rumah Sakit Kanker Dharmais. Metode : Penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan observasional analitik dengan penelitian pre test and post test design with control group. Penelitian ini terdapat 2 kelompok yaitu kelompok pemberian lidokain intravena dan kelompok yang tidak diberikan lidokain intravena. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei s.d Juni 2026. Populasi studi penelitian ini adalah pasien operasi onkologi dengan ca mamae di IBS RS Kanker Dharmais.. Sampel penelitian terdiri dari 62 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Mann-Whitney U Test. Hasil : Karakteristik kedua kelompok homogen (α > 0,05). Uji Wilcoxon menunjukkan MAP dan nadi kelompok observasi (Z = 4,599; p = 0,000) dan (Z = -0.248; p = 0,804), sedangkan MAP dan nadi kelompok kontrol (Z = -4.864; p = 0,000) dan (Z = -4.863; p = 0,000). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan efektivitas bermakna antar kelompok yaitu MAP (Z = -6,768; p = 0,000) dan nadi (Z = -6,657; p = 0,000) dengan pemberian lidokain saat induksi memiliki efek yang lebih baik dalam menekan respons hemodinamik. Kesimpulan : Terdapat perbedaan bermakna status hemodinamik antara kedua kelompok. Lidokain terbukti efektif sebagai agen penstabil hemodinamik selama induksi anestesi, baik terhadap tekanan darah maupun frekuensi nadi. Kata Kunci : hemodinamik, lidokain, MAP, nadi, onkologi, ca mamae

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: hemodinamik, lidokain, MAP, nadi, onkologi, ca mamae
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 25 Sep 2026 04:40
Last Modified: 25 Sep 2026 04:40
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23948

Actions (login required)

View Item View Item