Azzahra, Rahayu Putri (2026) Pengaruh Teknik Penempatan Blade Macintosh di Vallecula dan Lifting Epiglotis terhadap Kualitas Visualisasi Glotis pada Pasien Anestesi Umum. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.

Text (COVER)
COVER.pdf

Download (416kB)
Text (ABSTRACT)
ABTRACT.pdf

Download (220kB)
Text (CHAPTER 1)
CHAPTER 1..pdf

Download (273kB)
Text (CHAPTER 2)
CHAPTER 2..pdf

Download (500kB)
Text (CHAPTER 3)
CHAPTER 3..pdf
Restricted to Registered users only

Download (337kB)
Text (CHAPTER 4)
CHAPTER 4..pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
Text (CONCLUSION)
CONCLUSION.pdf

Download (199kB)
Text (REFERENCE)
REFERENCE.pdf

Download (190kB)
Text (APENDICITES)
APENDICITES.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Latar Belakang : Kualitas visualisasi glotis yang optimal merupakan faktor penting dalam keberhasilan intubasi endotrakeal pada anestesi umum. Teknik penempatan blade Macintosh, baik di vallecula maupun lifting epiglotis, dapat memengaruhi kualitas visualisasi glotis selama laringoskopi menggunakan blade Macintosh. Perbedaan mekanisme elevasi epiglotis pada kedua teknik tersebut berpotensi menghasilkan pengaruh tampilan glotis berdasarkan klasifikasi Cormack–Lehane. Tujuan : Mengetahui pengaruh teknik penempatan blade Macintosh di vallecula dan lifting epiglotis terhadap kualitas visualisasi glotis pada pasien anestesi umum. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan pendekatan post-test only within-subject design. Sampel penelitian sebanyak 86 subjek dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Seluruh subjek mendapatkan dua perlakuan secara berurutan, yaitu teknik vallecula dan lifting epiglotis. Penilaian kualitas visualisasi glotis menggunakan klasifikasi Cormack–Lehane. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil Penelitian : Berdasarkan distribusi kualitas visualisasi glotis, pada teknik penempatan blade Macintosh di vallecula sebagian besar subjek berada pada Cormack–Lehane grade I yaitu dengan tampilan kualitas visualisasi glotis penuh sangat baik sebanyak 51 subjek (59,3%), sedangkan pada teknik lifting epiglotis sebagian besar subjek berada pada grade II yaitu dengan tampilan kualitas visualisasi glotis baik sebanyak 51 subjek (59,3%). Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed-Rank diperoleh nilai p-value p=0,000 (p <0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara teknik penempatan blade Macintosh di vallecula dan teknik lifting epiglotis terhadap kualitas visualisasi glotis. Kesimpulan : Teknik penempatan blade Macintosh di vallecula memberikan kualitas visualisasi glotis yang lebih baik dibandingkan teknik lifting epiglotis pada pasien anestesi umum di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Latar Belakang : Kualitas visualisasi glotis yang optimal merupakan faktor penting dalam keberhasilan intubasi endotrakeal pada anestesi umum. Teknik penempatan blade Macintosh, baik di vallecula maupun lifting epiglotis, dapat memengaruhi kualitas visualisasi glotis selama laringoskopi menggunakan blade Macintosh. Perbedaan mekanisme elevasi epiglotis pada kedua teknik tersebut berpotensi menghasilkan pengaruh tampilan glotis berdasarkan klasifikasi Cormack–Lehane. Tujuan : Mengetahui pengaruh teknik penempatan blade Macintosh di vallecula dan lifting epiglotis terhadap kualitas visualisasi glotis pada pasien anestesi umum. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan pendekatan post-test only within-subject design. Sampel penelitian sebanyak 86 subjek dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Seluruh subjek mendapatkan dua perlakuan secara berurutan, yaitu teknik vallecula dan lifting epiglotis. Penilaian kualitas visualisasi glotis menggunakan klasifikasi Cormack–Lehane. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil Penelitian : Berdasarkan distribusi kualitas visualisasi glotis, pada teknik penempatan blade Macintosh di vallecula sebagian besar subjek berada pada Cormack–Lehane grade I yaitu dengan tampilan kualitas visualisasi glotis penuh sangat baik sebanyak 51 subjek (59,3%), sedangkan pada teknik lifting epiglotis sebagian besar subjek berada pada grade II yaitu dengan tampilan kualitas visualisasi glotis baik sebanyak 51 subjek (59,3%). Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed-Rank diperoleh nilai p-value p=0,000 (p <0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara teknik penempatan blade Macintosh di vallecula dan teknik lifting epiglotis terhadap kualitas visualisasi glotis. Kesimpulan : Teknik penempatan blade Macintosh di vallecula memberikan kualitas visualisasi glotis yang lebih baik dibandingkan teknik lifting epiglotis pada pasien anestesi umum di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:12
Last Modified: 04 Aug 2026 04:12
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23876

Actions (login required)

View Item View Item