Atsani, Masyitoh Nur (2026) GAMBARAN KADAR DEBU PARTIKULAT DAN KONDISI METEOROLOGI DI SMP NEGERI 1 GAMPING TAHUN 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
COVER.pdf Download (556kB) |
|
Text (Abstract)
ABSTRAC.pdf Download (83kB) |
|
Text (Chapter 1)
CHAPTER 1.pdf Download (165kB) |
|
Text (Chapter 2)
CHAPTER 2.pdf Download (220kB) |
|
Text (Chapter 3)
CHAPTER 3.pdf Restricted to Registered users only Download (161kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
CHAPTER 4.pdf Restricted to Registered users only Download (359kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
CONCLUSION.pdf Download (126kB) |
|
Text (References)
REFERENCES.pdf Download (144kB) |
|
Text (Appendicies)
APPENDICES.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) Request a copy |
|
Text (Masyitoh Nur Atsani_P07133123059)
KTI_MASYITOH NUR ATSANI_P07133123059.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Debu PM2,5 dan PM10 merupakan salah satu pencemar yang banyak dihasilkan oleh emisi kendaraan bermotor dan dapat berdampak pada kesehatan, terutama pada anak sekolah yang lebih rentan terhadap polutan udara. SMP Negeri 1 Gamping berlokasi di dekat Jalan wates yang memiliki volume lalu lintas tinggi sehingga berpotensi meningkatkan konsentrasi partikulat di lingkungan sekolah. Tujuan: Menggambarkan kadar debu partikulat (PM2.5 dan PM10) dan kondisi meteorologi di SMP Negeri 1 Gamping. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode observasi kuantitatif. Pengukuran kadar debu pada penelitian ini dilakukan di 3 titik pada pagi dan siang hari dengan pengulangan sebanyak 3 kali selama lima hari pengukuran. Parameter yang diukur meliputi kadar PM2,5 dan PM10 menggunakan CEM DT-96 (Mini Particle Counter), suhu, kelembaban udara, kecepatan angin, serta volume kendaraan di lokasi penelitian. Hasil: Rata - rata kadar PM2.5 pagi hari sebesar 15,13 µg/m3 dan menurun menjadi 6,5 µg/m3 pada siang hari. Kadar PM10 pagi sebesar 36,76 µg/m3 dan menurun menjadi 12,76 µg/m3 pada siang hari. Kondisi meteorologi menunjukkan suhu udara pagi hari sebesar 27,4oC dan meningkat menjadi 32,9oC pada siang hari. Kelembaban udara pada pagi hari sebesar 83,73 %RH dan dan menurun menjadi 66,9%RH pada siang hari. Kecepatan angin yang terukur pagi hari sebesar 0,9 m/s dan siang hari sebesar 1,0 m/s. Volume kendaraan harian di lokasi penelitian sebesar 1.215 smp/jam pada pagi hari dan 677 smp/jam siang hari. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar PM2,5 dan PM10 lebih tinggi pada pengukuran pagi hari dibandingkan siang hari. Kondisi meteorologi selama penelitian menunjukkan suhu udara yang lebih tinggi pada siang hari, sedangkan kelembaban udara lebih tinggi pada pagi hari. Volume kendaraan di lokasi penelitian juga lebih tinggi pada pagi hari. Secara umum, kadar PM2,5 dan PM10 di SMP Negeri 1 Gamping masih memenuhi baku mutu sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Kata kunci: PM2,5, PM10, debu partikulat, kualitas udara sekolah, kondisi meteorologi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | PM2,5, PM10, debu partikulat, kualitas udara sekolah, kondisi meteorologi |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 07:05 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 07:05 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23812 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
