Notanubun, Mario Stanly (2026) PENERAPAN LATIHAN BRAIN GYM UNTUK MENGATASI GANGGUAN KOGNITIF PADA LANSIA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN MEMORI DI BPSTW ABIYOSO YOGYAKARTA. Tugas Akhir Ners thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Indroduction)
2026_P71203125067_introduction.pdf Download (911kB) |
|
Text (Abtract)
2026_P71203125067_abtract.pdf Download (235kB) |
|
Text (Chapter 1)
2026_P71203125067_chapter1.pdf Download (294kB) |
|
Text (Chapter 3)
2026_P71203125067_chapter3.pdf Download (300kB) |
|
Text (Chapter 2)
2026_P71203125067_chapter2.pdf Restricted to Registered users only Download (493kB) |
|
Text (Chapter 4)
2026_P71203125067_chapter4.pdf Restricted to Registered users only Download (389kB) |
|
Text (Chapter 5)
2026_P71203125067_chapter5.pdf Restricted to Registered users only Download (370kB) |
|
Text (Conclusion)
2026_P71203125067_conclusion.pdf Download (280kB) |
|
Text (References)
2026_P71203125067_references.pdf Download (284kB) |
|
Text (Appendices)
2026_P71203125067_appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK PENERAPAN LATIHAN BRAIN GYM UNTUK MENGATASI GANGGUAN KOGNITIF PADA LANSIA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN MEMORI DI BPSTW ABIYOSO YOGYAKARTA Mario Stanly Notanubun1, Tri Prabowo2, Nurun Laasara3 1,2,3Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Tatabumi No. 3 Banyuraden, Gamping, Sleman Email : stanlynotanubun@gmail.com Latar Belakang: Proses penuaan menyebabkan penurunan fungsi fisiologis, termasuk fungsi kognitif yang berdampak pada kemampuan memori lansia. Gangguan kognitif dapat menurunkan kualitas hidup dan kemandirian lansia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan fungsi kognitif adalah latihan Brain Gym, yaitu rangkaian gerakan sederhana yang bertujuan menstimulasi kerja otak melalui integrasi aktivitas fisik dan kognitif. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan dengan intervensi latihan Brain Gym dalam mengatasi gangguan kognitif pada lansia untuk memenuhi kebutuhan memori di BPSTW Abiyoso Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus melalui pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian terdiri atas dua lansia dengan gangguan kognitif yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa latihan Brain Gym dilakukan selama 15–20 menit per sesi selama tiga hari berturut-turut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta pengukuran fungsi kognitif menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE). Hasil: Penerapan latihan Brain Gym menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif dan pemenuhan kebutuhan memori pada lansia. Perubahan terlihat pada peningkatan kemampuan mengingat informasi sederhana, orientasi terhadap waktu dan tempat, perhatian, serta keterlibatan selama aktivitas. Intervensi juga didukung oleh partisipasi aktif lansia dan lingkungan yang kondusif selama pelaksanaan. Kesimpulan: Latihan Brain Gym dapat menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis yang membantu meningkatkan fungsi kognitif dan kemampuan memori pada lansia dengan gangguan kognitif. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari pelayanan keperawatan gerontik untuk mendukung kualitas hidup lansia. Kata kunci: Brain Gym, gangguan kognitif, lansia, memori, asuhan keperawatan.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir Ners) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Brain Gym, gangguan kognitif, lansia, memori |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan, Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 03:53 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 03:53 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23797 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
