SONY ANGGAKUSUMA KADARYONO, SONY (2026) UJI AKURASI AMAN-C (ALAT MODIFIKASI ANEROID CUFF) SEBAGAI ALAT UKUR ALTERNATIF TEKANAN CUFF ETT PADA PASIEN DENGAN ANESTESI UMUM DI RSUD TEMANGGUNG. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
1. Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text
2. Abstract.pdf Download (174kB) |
|
Text
3. Chapter 1.pdf Download (453kB) |
|
Text
4. Chapter 2.pdf Download (2MB) |
|
Text
5. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (732kB) Request a copy |
|
Text
6. Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) Request a copy |
|
Text
7. Conclusion.pdf Download (435kB) |
|
Text
8. References.pdf Download (522kB) |
|
Text
skripsi SONY ANGGAKUSUMA KADARYONO.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pemantauan tekanan cuff endotracheal tube (ETT) dalam rentang 20–30 cmH₂O merupakan standar keselamatan pasien pada anestesi umum. Keterbatasan ketersediaan manometer standar di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan mendorong pengembangan AMAN-C (Alat Modifikasi Aneroid Cuff) sebagai alat ukur alternatif berbasis sphygmomanometer aneroid yang ekonomis dan mudah diterapkan. Tujuan: Menganalisis akurasi dan tingkat kesesuaian (agreement) AMAN-C dibandingkan dengan manometer standar manometer sebagai alat ukur tekanan manset ETT pada pasien yang menjalani anestesi umum di RSUD Temanggung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain agreement study dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 57 pasien yang menjalani anestesi umum dengan intubasi ETT dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel konsekutif. Instrumen AMAN-C dikembangkan melalui sepuluh tahap rekonstruksi yang meliputi kalibrasi, penyempurnaan konfigurasi, dan pengujian fungsional. Pengukuran tekanan manset dilakukan secara simultan menggunakan AMAN-C dan manometer standar dalam satu rangkaian tertutup. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test, Intraclass Correlation Coefisien (ICC), dan analisis Bland–Altman. Hasil: Uji Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p<0,05). Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang berarti antara hasil pengukuran AMAN-C dan standar manometer manometer (Z = −0,429; p = 0,668). Analisis ICC menunjukkan tingkat reliabilitas yang baik (ICC = 0,885; IK95%: 0,800–0,934; p<0,001). Analisis Bland–Altman menunjukkan mean bias sebesar −0,229 cmH₂O dengan Limits of Agreement berkisar antara −1,471 hingga 1,012 cmH₂O, yang masih berada dalam batas toleransi klinis. Kesimpulan: AMAN-C memiliki tingkat keselarasan (agreement) dan konsistensi pengukuran yang baik dibandingkan standar manometer manometer. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, ICC, dan Bland–Altman, AMAN-C berpotensi digunakan sebagai alat ukur alternatif tekanan cuff ETT pada pasien dengan anestesi umum, terutama pada fasilitas pelayanan kesehatan dengan keterbatasan sumber daya. Kata kunci: AMAN-C, tekanan manset ETT, anestesi umum, studi kesepakatan, Bland–Altman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | AMAN-C, tekanan manset ETT, anestesi umum, studi kesepakatan, Bland–Altman. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 03:54 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 03:54 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23791 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
