Wijayanti, Kardita Devi (2026) PENGARUH MEDIA EDUKASI VIDEO PENDEK TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PROGRAM AA CECEP (ANTAR AMBIL CEPUK) DI DESA GONDOSULI. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
1. Awal .pdf Download (448kB) |
|
Text (Abstract)
2. Abstrak.pdf Download (124kB) |
|
Text (Chapter 1)
3. Chapter 1.pdf Download (240kB) |
|
Text (Chapter 2)
4. Chapter 2.pdf Download (294kB) |
|
Text (Chapter 3)
5. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (354kB) |
|
Text (Chapter 4)
6. Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (350kB) |
|
Text (Conclusion)
7. Conclusion.pdf Download (217kB) |
|
Text (References)
8. References.pdf Download (186kB) |
|
Text (Apendices)
9. Apendices.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan prioritas di Indonesia, dengan Desa Gondosuli mencatat kasus tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Bulu (10 kasus pada 2025). Rendahnya pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap Program AA CECEP (Antar Ambil Cepuk) inovasi pengumpulan sampel dahak berbasis komunitas menjadi hambatan deteksi dini. Media edukasi konvensional seperti ceramah dan leaflet dinilai kurang efektif, sehingga diperlukan media alternatif seperti video pendek yang lebih menarik dan mudah dipahami. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh media edukasi video pendek terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat tentang Program AA CECEP di Desa Gondosuli. Metode Penelitian : Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pretest posttest control group design. Sampel berjumlah 30 responden (masyarakat dengan batuk ≥2 minggu) di Desa Gondosuli, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. Kelompok eksperimen (n=15) mendapat intervensi video pendek, kelompok kontrol (n=15) mendapat ceramah dan leaflet. Analisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney (α=0,05). Hasil Penelitian : Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan dan sikap pada kelompok eksperimen setelah intervensi video pendek (p=0,000). Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan lebih tinggi dibanding kelompok kontrol pada pengetahuan (mean rank 44,80 vs 16,20; p=0,000) maupun sikap (mean rank 45,03 vs 15,97; p=0,000). Video pendek terbukti lebih efektif daripada metode ceramah dan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat. Saran : Puskesmas Bulu disarankan mengadopsi video pendek sebagai media standar promosi Program AA CECEP. Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung perlu mengembangkan pelatihan produksi media audiovisual bagi tenaga kesehatan dan kader. Peneliti selanjutnya disarankan memperluas sampel, wilayah penelitian, serta mengukur retensi pengetahuan dan perubahan perilaku jangka panjang. Kata Kunci : video pendek, pengetahuan, sikap, Program AA CECEP, tuberkulosis
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | video pendek, pengetahuan, sikap, Program AA CECEP, tuberkulosis |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 09:26 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 09:26 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23697 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
