Anggraeni, Fathonah Dwi (2026) PENERAPAN BUERGER ALLEN EXERCISE UNTUK PENCEGAHAN LUKA KAKI DIABETIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
AWAL.pdf Download (494kB) |
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (132kB) |
|
Text
CHAPTER 1.pdf Download (153kB) |
|
Text
CHAPTER 2.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) Request a copy |
|
Text
CHAPTER 3.pdf Restricted to Registered users only Download (85kB) Request a copy |
|
Text
CHAPTER 4.pdf Restricted to Registered users only Download (148kB) Request a copy |
|
Text
CONCLUSION.pdf Download (21kB) |
|
Text
REFERENCES.pdf Download (76kB) |
|
Text
APPENDICES.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) Request a copy |
|
Text
KTI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) Request a copy |
|
Text
NASKAH PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (532kB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus tipe II merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau keduanya. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan sirkulasi darah perifer adalah Buerger Allen Exercise (BAE). Buerger Allen Exercise merupakan latihan aktif pada ekstremitas bawah melalui perubahan posisi dan gerakan otot yang bertujuan meningkatkan aliran darah perifer. Tujuan: Menerapkan Buerger Allen Exercise untuk meningkatkan perfusi perifer pada pasien Diabetes Melitus tipe II di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode: Penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien yaitu Ny. N dan Ny. S yang mengalami perfusi perifer tidak efektif. Intervensi Buerger Allen Exercise dilakukan selama empat hari berturut-turut dengan frekuensi dua kali sehari pada pagi dan sore hari selama 15–20 menit. Evaluasi dilakukan melalui observasi kondisi pasien, pemeriksaan kadar gula darah sewaktu (GDS), dan pengukuran nilai Ankle Brachial Index (ABI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: studi kasus menunjukkan adanya peningkatan perfusi perifer pada kedua pasien setelah dilakukan Buerger Allen Exercise secara rutin. Selain itu kedua pasien mengatakan keluhan kesemutan berkurang, kaki terasa lebih hangat, dan lebih nyaman saat beraktivitas. Hasil observasi juga menunjukkan adanya perbaikan suhu ekstremitas dan penurunan tanda gangguan perfusi perifer. Kesimpulan: Penerapan Buerger Allen Exercise terbukti dapat meningkatkan perfusi perifer yang dilihat dari nilai ankle brachial index pada pasien Diabetes Melitus tipe II. Buerger Allen Exercise dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang mudah, aman, sederhana, dan ekonomis dalam membantu meningkatkan sirkulasi darah perifer serta mencegah komplikasi kaki diabetik pada pasien Diabetes Melitus tipe II.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Diabetes Melitus tipe II, perfusi perifer, Buerger Allen Exercise, Ankle Brachial Index. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 04:37 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 04:37 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23671 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
