Miftakhulitsnain, Lutfi Anisa Claurina (2026) PENGARUH PEMBERIAN OKSIGEN MELALUI KANUL NASAL SELAMA LARINGOSKOPI TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN DENGAN ANESTESI UMUM DI RSUD KOTA BANDUNG. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal.pdf Download (666kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (269kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (351kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (360kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (371kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (379kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (260kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (247kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
Text
LUTFI ANISA CLAURINA MIFTAKHULITSNAIN (P07120322053).pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (364kB) |
Abstract
Latar Belakang : Laringoskopi pada prosedur intubasi endotrakeal dapat menyebabkan periode apnea sementara yang berisiko menurunkan saturasi oksigen pasien. Pemberian oksigen melalui kanul nasal selama laringoskopi dapat membantu mempertahankan saturasi oksigen selama tindakan berlangsung. Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian oksigen melalui kanul nasal selama laringoskopi terhadap saturasi oksigen pada pasien dengan anestesi umum di RSUD Kota Bandung. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest–posttest with control group design. Sampel penelitian berjumlah 66 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing sebanyak 33 responden menggunakan teknik consecutive sampling. Kelompok intervensi diberikan oksigen melalui kanul nasal dengan aliran 4 L/menit selama tindakan laringoskopi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan oksigen melalui kanul nasal selama laringoskopi. Saturasi oksigen diukur menggunakan pulse oxymetry sebelum dan sesudah laringoskopi, kemudian dihitung perubahan ΔSpO₂. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dan Mann–Whitney U dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan rata-rata ΔSpO₂ sebesar 1,6 ± 0,9%, sedangkan kelompok kontrol mengalami penurunan sebesar −1,7 ± 1,6%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan signifikan nilai SpO₂ sebelum dan sesudah laringoskopi pada kedua kelompok dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hasil uji Mann–Whitney U menunjukkan terdapat perbedaan signifikan perubahan ΔSpO₂ antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan : Pemberian oksigen melalui kanul nasal selama laringoskopi berpengaruh terhadap peningkatan dan pemeliharaan saturasi oksigen pada pasien dengan anestesi umum di RSUD Kota Bandung. Kata Kunci : kanul nasal, laringoskopi, saturasi oksigen, anestesi umum.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | kata kunci: kanul nasal, laringoskopi, saturasi oksigen, anestesi umum |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 04:44 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 04:44 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23585 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
