Friandaputri, Ghaida Faza (2026) VARIASI PENCAMPURAN EKSTRAK SERAI (Cymbopogon citratus) DAN EKSTRAK KAYU BAJAKAH (Spatholobus littoralis sp.) PADA MINUMAN FUNGSIONAL ”BAREH” SEBAGAI ALTERNATIF MINUMAN ANTIOKSIDAN DITINJAU DARI SIFAT FISIK, SIFAT ORGANOLEPTIK, DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
1. Awal.pdf

Download (2MB)
Text (Abstract)
2. Abstract.pdf

Download (557kB)
Text (Chapter 1)
3. Chapter 1.pdf

Download (723kB)
Text (Chapter 2)
4. Chapter 2.pdf

Download (796kB)
Text (Chapter 3)
5. Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (766kB)
Text (Chapter 4)
6. Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (924kB)
Text (Conclusion)
7. Conclusion.pdf

Download (485kB)
Text (References)
8. References.pdf

Download (509kB)
Text (Appendics)
9. Appendics.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (Full Text)
GHAIDA FAZA FRIANDAPUTRI_P07131222015.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
Text (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI_GHAIDA FAZA FRIANDAPUTRI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (538kB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker menjadi salah satu masalah kesehatan yang kasusnya terus bertambah di Indonesia, terutama di Provinsi D.I. Yogyakarta. Salah satu faktor penyebabnya adalah tingginya radikal bebas akibat kurangnya antioksidan dalam tubuh. Kayu bajakah (Spatholobus littoralis sp.) dan serai (Cymbopogon citratus) dikenal sebagai tanaman lokal yang kaya senyawa bioaktif. Beberapa penelitian terdahulu menyatakan bahwa kayu bajakah memiliki daya tangkal radikal bebas yang sangat kuat, sementara serai juga memiliki aktivitas antioksidan yang signifikan melalui kandungan senyawa fenoliknya. Kombinasi kedua bahan ini dikembangkan menjadi minuman fungsional "Bareh" sebagai alternatif minuman antioksidan berbasis bahan alami lokal. Tujuan: Mengetahui sifat fisik, sifat organoleptik, dan aktivitas antioksidan variasi campuran minuman fungsional berbasis ekstrak kayu bajakah dan ekstrak serai untuk menghasilkan minuman fungsional antioksidan. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental murni dengan desain posttest only-control group design dan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Empat perlakuan dibuat dengan variasi campuran ekstrak serai dan bajakah, yakni A (serai 60%), B (serai 50% : bajakah 10%), C (serai 40% : bajakah 20%), dan D (serai 30% : bajakah 30%), seluruhnya ditambah larutan gula (40%) dengan dua kali ulangan. Data yang dikumpulkan yaitu sifat fisik oleh 2 enumerator dan peneliti, sifat organoleptik oleh 25 panelis agak terlatih, serta aktivitas antioksidan metode DPPH. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis, Mann-Whitney, One-Way ANOVA, dan Duncan. Hasil: Semakin tinggi campuran ekstrak bajakah, warna minuman semakin kecokelatan, aroma serai semakin melemah, dan rasa cenderung agak manis. Perlakuan D mendapat respons kesukaan tertinggi pada parameter warna dan rasa, serta menghasilkan nilai persen RSA tertinggi sebesar 16,05%, meski perbedaan antarperlakuan tidak signifikan secara statistik. Kesimpulan: Perlakuan D merupakan campuran terbaik ditinjau dari sifat fisik dan organoleptik, serta kecenderungan aktivitas antioksidan tertinggi, dengan catatan perlunya optimasi suhu dan waktu ekstraksi serta reformulasi konsentrasi untuk memaksimalkan aktivitas antioksidannya. Kata Kunci: Minuman fungsional, kayu bajakah, serai, antioksidan, sifat fisik, sifat organoleptik, aktivitas antioksidan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata Kunci: Minuman fungsional, kayu bajakah, serai, antioksidan, sifat fisik, sifat organoleptik, aktivitas antioksidan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 03 Aug 2026 07:38
Last Modified: 03 Aug 2026 07:38
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23507

Actions (login required)

View Item View Item