Maretia, Azura Putri (2026) HUBUNGAN NILAI END TIDAL CARBON DIOXIDE (ETCO2) INTRAOPERATIF DENGAN MEAN ARTERIAL PRESSURE (MAP) PADA PASIEN CRANIOTOMY. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text
Abstract.pdf Download (434kB) |
|
Text
Chapter 1.pdf Download (414kB) |
|
Text
Chapter 2.pdf Download (820kB) |
|
Text
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (931kB) |
|
Text
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (743kB) |
|
Text
Conclusion.pdf Download (579kB) |
|
Text
References.pdf Download (577kB) |
|
Text
Appendics.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
Text
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (663kB) |
|
Text
full-text.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Latar Belakang: Cedera otak traumatis yang membutuhkan craniotomy memerlukan manajemen anestesi yang tepat untuk menjaga stabilitas hemodinamik dan perfusi serebral. End Tidal Carbon Dioxide (ETCO₂) adalah parameter intraoperatif penting yang memengaruhi aliran darah serebral melalui mekanisme vasodilatasi dan vasokonstriksi. Perubahan ETCO₂ berhubungan dengan tekanan intrakranial dan Mean Arterial Pressure (MAP) yang terlibat dalam perfusi serebral. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui hubungan antara nilai ETCO₂ intraoperatif dan MAP pada pasien craniotomy. Tujuan: Mengetahui hubungan nilai End Tidal Carbon Dioxide (ETCO₂) intraoperatif dengan Mean Arterial Pressure (MAP) pada pasien craniotomy. Metode: Penelitian ini adalah analitik observasional kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada pasien yang menjalani prosedur craniotomy di ruang operasi. Teknik pengumpulan data menggunakan consecutive sampling dengan total 80 responden. ETCO₂ dan MAP intraoperatif diukur pada menit ke-30 setelah fase pemeliharaan anestesi. Data yang diperoleh kemudian diuji normalitasnya menggunakan uji Kolmogrov-Smirnov. Korelasi ETCO₂ dengan MAP dianalisis dengan uji korelasi Spearman-Rank pada analisis bivariat. Hasil: Hasil uji korelasi Spearman-Rank menunjukkan terdapat hubungan antara kadar ETCO₂ intraoperatif dengan MAP dengan nilai koefisien korelasi r=0,238 dan nilai signifikansi p=0,033. Hasil ini menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel tidak kuat. Hubungan kedua variabel tersebut bersifat searah, semakin tinggi nilai ETCO₂ maka cenderung semakin tinggi nilai MAP dengan nilai koefisien korelasi positif. Kesimpulan: Hubungan ini menunjukkan bahwa perubahan ETCO₂ dapat berhubungan dengan MAP, oleh karena itu pemantauan dan pengendalian ETCO2 yang optimal dalam prosedur anestesi penting untuk menjaga perfusi serebral. Kata Kunci: ETCO₂ intraoperatif, MAP, craniotomy, general anestesi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: ETCO₂ intraoperatif, MAP, craniotomy, general anestesi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 05:48 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 06:37 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23351 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
