Mutasolliha, Tsabita (2026) PENGARUH VARIASI CAMPURAN TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna radiata) DAN TEPUNG JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava) PADA SOFT COOKIES DITINJAU DARI SIFAT FISIK, SIFAT ORGANOLEPTIK, DAN KADAR SERAT PANGAN SEBAGAI MAKANAN SELINGAN SUMBER SERAT. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Awal.pdf

Download (604kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (245kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (261kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (401kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (508kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (561kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (239kB)
Text (References)
References.pdf

Download (236kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Text (Full Text)
TSABITA MUTASOLLIHA_P07131222019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (618kB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker dengan jumlah penderita tertinggi di dunia serta menjadi penyebab kematian tertinggi akibat kanker. Konsumsi makanan yang kaya serat, seperti kacang hijau dan jambu biji merah berkaitan dengan penurunan risiko kanker kolorektal. Penelitian ini melakukan variasi campuran tepung kacang hijau dan tepung jambu biji pada soft cookies untuk memperkaya kandungan serat pada makanan selingan. Tujuan: Mengetahui pengaruh variasi campuran tepung kacang hijau dan tepung jambu biji merah pada soft cookies ditinjau dari sifat fisik, sifat organoleptik, dan kadar serat pangan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu menggunakan Rancangan Acak Sederhana (RAS) dengan empat perlakuan, dua ulangan, dan dua unit percobaan tiap ulangan. Data sifat fisik dianalisis secara deskriptif, uji organoleptik dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis dan Mann–Whitney, sedangkan kadar serat pangan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Variasi campuran tepung kacang hijau dan tepung jambu biji merah memengaruhi sifat fisik soft cookies, yaitu warna semakin cokelat kemerahan, aroma menjadi langu, rasa menjadi agak manis, dan tekstur menjadi agak lembut. Hasil uji organoleptik menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada parameter aroma (p=0.029), rasa (p=0.024), dan tekstur (p=0.048), sedangkan pada parameter warna tidak berbeda signifikan (p=0.565). Produk yang paling disukai panelis yaitu perlakuan B dengan variasi campuran 70% tepung terigu, 20% tepung kacang hijau, dan 10% tepung jambu biji merah. Peningkatan jumlah campuran tepung kacang hijau dan tepung jambu biji merah juga meningkatkan kadar serat pangan soft cookies. Kesimpulan: Variasi campuran tepung kacang hijau dan tepung jambu biji merah berpengaruh terhadap sifat fisik, sifat organoleptik, dan kadar serat pangan soft cookies. Kata Kunci: cookies, tepung kacang hijau, tepung jambu biji merah, sifat fisik, sifat organoleptik, kadar serat pangan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: cookies, tepung kacang hijau, tepung jambu biji merah, sifat fisik, sifat organoleptik, kadar serat pangan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 03 Aug 2026 07:33
Last Modified: 03 Aug 2026 07:33
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23342

Actions (login required)

View Item View Item