Hilmi, Denti Amirotul (2026) PERBANDINGAN MODIFIED MALLAMPATI TEST DAN THYROMENTAL DISTANCE SEBAGAI PREDIKTOR KEBERHASILAN INTUBASI PADA PASIEN BEDAH ONKOLOGI DI RSUD dr. ADHYATMA MPH. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Introduction)
2026_P07120322019_introduction.pdf Download (3MB) |
|
Text (Abstract)
2026_P07120322019_abstract.pdf Download (73kB) |
|
Text (Chapter 1)
2026_P07120322019_chapter1.pdf Download (128kB) |
|
Text (Chapter 2)
2026_P07120322019_chapter2.pdf Download (365kB) |
|
Text (Chapter 3)
2026_P07120322019_chapter3.pdf Restricted to Registered users only Download (271kB) |
|
Text (Chapter 4)
2026_P07120322019_chapter4.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) |
|
Text (Conclusion)
2026_P07120322019_conclusion.pdf Download (91kB) |
|
Text (References)
2026_P07120322019_references.pdf Download (155kB) |
|
Text (Appendics)
2026_P07120322019_appendics.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (Full text)
Denti Amirotul Hilmi_P07120322019_Fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
Denti Amirotul Hilmi_P07120322019_naspub.pdf Restricted to Repository staff only Download (602kB) |
Abstract
Latar Belakang: Kesulitan intubasi yang tidak terprediksi pada pasien bedah onkologi dapat meningkatkan risiko morbiditas. Pasien onkologi seringkali memiliki perubahan anatomis akibat massa atau efek radioterapi. Modified Mallampati Test (MMT) dan Thyromental Distance (TMD) adalah metode skrining yang umum digunakan, namun kemampuan memprediksi keberhasilan intubasi pada populasi ini perlu dievaluasi. Tujuan: Diketahui perbandingan MMT dan TMD sebagai prediktor keberhasilan intubasi pasien bedah onkologi di RSUD dr. Adhyatma MPH Kota Semarang. Metode: Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2026. Populasi studi penelitian ini adalah pasien bedah onkologi dengan anestesi umum menggunakan endotracheal tube. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dengan jumlah responden 76 pasien. Analisis data menggunakan Chi-Square dan uji Diagnostik. Hasil: Dalam penelitian ini, keberhasilan intubasi ditemukan 48% (36 dari 76 pasien). Hasil uji Chi-Square MMT dengan keberhasilan intubasi menunjukkan nilai sig.α: 0,000, sedangkan hasil uji Chi-Square TMD dengan keberhasilan intubasi sig.α: 0,001. Hasil uji diagnostik MMT dan TMD didapatkan sensitivitas (88,9% vs 88,9%), spesifisitas (72,5% vs 47,5%), nilai prediksi positif (74,4% vs 60,4%), dan nilai prediksi positif (87,9% vs 82,6%). Kesimpulan: Terdapat perbandingan MMT dan TMD sebagai prediktor keberhasilan intubasi. MMT memiliki nilai sensitivitas dan kualitas diskriminasi yang lebih baik dibandingkan TMD dalam memprediksi keberhasilan intubasi pada pasien bedah onkologi Kesimpulan: Terdapat perbandingan MMT dan TMD dalam memprediksi keberhasilan intubasi. MMT memiliki nilai sensitivitas dan kualitas diskriminasi yang lebih baik dibandingkan TMD dalam memprediksi keberhasilan intubasi pada pasien bedah onkologi. Kata Kunci: Intubasi, modified Mallampati Test, Thyromental Distance, Keberhasilan Intubasi, Onkologi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Intubasi, modified Mallampati Test, Thyromental Distance, Keberhasilan Intubasi, Onkologi. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 08:33 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 08:33 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23149 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
