Sumarni (2026) Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny.S Usia 32 Tahun G2P1A0Ah1 dengan Kehamilan Fisiologis di Puskesmas Srumbung. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
1. Awal.pdf

Download (2MB)
Text
2. Abstract.pdf

Download (114kB)
Text
3. Chapter 1.pdf

Download (124kB)
Text
4. Chapter 2.pdf

Download (287kB)
Text
5. Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (246kB)
Text
6. Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (108kB)
Text
7. References.pdf

Download (135kB)
Text
8. Appendics.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Jawa Tengah tahun 2023, tercatat sekitar 416 kasus kematian ibu dengan Rasio AKI berkisar 88–100 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu di Provinsi Jawa Tengah yang dapat diidentifikasi, paling banyak adalah preeklampsia (36,45%), perdarahan (19,91%), gangguan peredaran darah (8,10%), Covid (4,40%) dan gangguan system metabolisme (1,62%). Sebanyak 24,07% penyebab lain-lain seperti TBC, emboli air ketuban, cancer, jantung, asma, dan lain-lain.[1] Penyebab kematian ibu dapat diminimalisir apabila kualitas antenatal care dilaksanakan dengan baik. Kondisi ini menjadi parameter perlu adanya upaya yang lebih strategis dan komprehensif. Puskesmas Srumbung merupakan fasilitas kesehatan penunjang yang berdiri di wilayah kecamatan. Sebanyak 17 Desa yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Srumbung, salah satunya adalah Desa Srumbung. Berdasarkan data Kesga Puskesmas Srumbung, ditemukan data K1 sebanyak 77,27%, K6 70,59%, KF 1 100%, KF 4 100%, KN 1 100%, KN lengkap 100%, serta sebanyak 77,27% pengguna KB aktif yang terdapat di wilayah Desa Srumbung. Data tersebut menunjukkan capaian kunjungan K1 dan pengguna KB aktif yang belum tercapai sempurna. K1 memegang peranan krusial untuk mencegah masalah kehamilan. Hal tersebut akan menimbulkan risiko tinggi keterlambatan deteksi kelainan bawaan atau komplikasi awal yang dapat ditangani sejak awal Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional yang memerlukan adanya upaya berkelanjutan. Asuhan Continuity of Care (COC) merupakan salah satu strategi efektif dengan penerapan asuhan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh. Continuity of Care (COC) memberikan pelayanan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus hingga keluarga berencana. Pendekatan ini memberikan peluang tinggi kepada tenaga kesehatan khususnya bidan untuk melakukan deteksi dini faktor risiko dan komplikasi yang mengakibatkan kematian ibu maupun bayi.[2] Continuity of Care v dalam kebidanan menekankan hubungan berkelanjutan antara bidan dengan pasien. Model ini merupakan layanan yang dapat mengurangi intervensi medis yang tidak diperlukan. Hal tersebut berkontribusi langsung terhadap penurunan risiko kematian ibu dan bayi. Asuhan berkesinambungan dilakukan sejak masa kehamilan berlangsung. Asuhan berkesinambungan pada Ny.S sejalan dengan teori. Pada kunjungan ANC Trimester 3, keadaan kehamilan Ny.S normal dan bayi dalam keadaan sehat. Selama kehamilan tidak ditemukan komplikasi pada ibu dan janin. Pada tanggal 14 Maret 2026 ibu bersalin di Puskesmas Srumbung secara spontan dan mengalami laserasi perineum derajat II. Bayi lahir dengan berat normal 3000 gram, panjang badan 48 cm dan sehat. Pada ibu tidak ada masalah, pada kala III dan IV tidak ada komplikasi. Pada masa nifas ibu bisa menyusui bayinya, namun masalah yang didapati adalah keadaan puting yang lecet. ASI sudah keluar pada hari kedua dan bayi dapat menyusu namun dengan evaluasi teknik menyusui yang tepat. Pada masa nifas, Ny.S melakukan kunjungan nifas lengkap dan dengan hasil pemeriksaan yang stabil dan normal. Pada asuhan Keluarga Berencana (KB), ibu telah memilih suntik 3 bulan sebagai metode kontrasepsi dan didukung oleh suami.

Item Type: Thesis (Laporan-Coc)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 30 Jul 2026 02:48
Last Modified: 30 Jul 2026 02:48
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23140

Actions (login required)

View Item View Item