Kartikasari, Dewi Suci (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI DENGAN PERSEPSI MENIKAH MUDA PADA SISWA KELAS XII DI SMA IT BINA UMAT YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
AWAL.pdf Download (1MB) |
|
Text
ABSTRACT.pdf Download (224kB) |
|
Text
BAB 1.pdf Download (235kB) |
|
Text
BAB 2.pdf Download (286kB) |
|
Text
BAB 3.pdf Download (292kB) |
|
Text
BAB 4.pdf Download (281kB) |
|
Text
BAB 5.pdf Download (150kB) |
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (200kB) |
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Pernikahan dini masih menjadi permasalahan di Indonesia dengan prevalensi 5,9% pada remaja yang menikah sebelum usia 19 tahun. Oleh karena itu, pernikahan dini perlu mendapat perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan reproduksi, pendidikan, serta kondisi sosial ekonomi remaja. Tingkat pengetahuan dan sikap remaja diduga berperan dalam membentuk persepsi terhadap menikah muda. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap tentang dampak pernikahan dini dengan persepsi menikah muda pada siswa kelas XII SMA IT Bina Umat Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian 75 siswa kelas XII SMA IT Bina Umat Yogyakarta diambil secara total sampling. Variabel meliputi pengetahuan dan sikap (independen), persepsi menikah muda (dependen), serta karakteristik responden sebagai variabel luar. Data dikumpulkan dengan kuesioner tertutup, diuji normalitas (Kolmogorov–Smirnov), serta dianalisis menggunakan Pearson Product Moment dan Chi-square. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan 15,12±1,99, sikap 68,17±6,06, dan persepsi menikah muda 138,80±7,73. Terdapat hubungan positif signifikan antara pengetahuan dan sikap (r=0,299; p=0,009) dengan kekuatan lemah. Pengetahuan tidak berhubungan signifikan dengan persepsi menikah muda (r=0,105; p=0,372), sedangkan sikap berhubungan positif signifikan dengan persepsi menikah muda (r=0,509; p<0,001) dengan kekuatan sedang. Jenis kelamin, pendidikan orang tua, pendapatan orang tua, dan sumber informasi tidak berhubungan signifikan dengan persepsi (p>0,05). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan memiliki keterkaitan dengan sikap, tetapi tidak menunjukkan hubungan dengan persepsi menikah muda. Sebaliknya, sikap berhubungan positif dan signifikan dengan persepsi menikah muda. Oleh karena itu, penguatan edukasi kesehatan reproduksi perlu difokuskan pada peningkatan pengetahuan serta pembentukan sikap yang positif sebagai upaya pencegahan pernikahan dini. Kata Kunci: pengetahuan, sikap, persepsi, pernikahan dini, remaja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | pengetahuan, sikap, persepsi, pernikahan dini, remaja. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:48 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:48 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22920 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
