Rambe, Rabiha Al Husna (2026) PENGARUH HIPERTRIGLISERIDEMIA TERHADAP PEMERIKSAAN OSMOTIC FRAGILITY TEST. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (ABSTRACT)
ABSTRACT.pdf

Download (366kB)
Text (CHAPTER 1)
CHAPTER 1.pdf

Download (308kB)
Text (CHAPTER 2)
CHAPTER 2.pdf

Download (363kB)
Text (CHAPTER 3)
CHAPTER 3.pdf

Download (536kB)
Text (CHAPTER 4)
CHAPTER 4.pdf

Download (329kB)
Text (CONCLUSION)
CONCLUSION.pdf

Download (185kB)
Text (REFERENCES)
REFERENCES.pdf

Download (408kB)
Text (APPENDICES)
APPENDICES.pdf

Download (1MB)
Text (AWAL)
AWAL.pdf

Download (914kB)
Text
Rabiha Rambe_P713425168.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : Hipertrigliseridemia merupakan kondisi peningkatan kadar trigliserida dalam darah yang dapat memengaruhi stabilitas membran eritrosit. Perubahan membran eritrosit dapat meningkatkan fragilitas osmotik eritrosit sehingga eritrosit lebih mudah mengalami hemolisis. Pemeriksaan Osmotic Fragility Test (OFT) digunakan untuk menilai ketahanan eritrosit terhadap tekanan osmotik. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan kadar trigliserida terhadap hasil Osmotic Fragility Test (OFT) pada pasien hipertrigliseridemia di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 35 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar trigliserida dilakukan menggunakan metode enzimatik, sedangkan pemeriksaan OFT menggunakan metode Dacie untuk menentukan awal hemolisis dan hemolisis lengkap eritrosit. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar trigliserida sebesar 222,69 mg/dL, nilai awal hemolisis sebesar 0,4600%, dan hemolisis lengkap sebesar 0,2929%. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kadar trigliserida dengan awal hemolisis eritrosit (r = -0,870; p<0,001) dengan kekuatan hubungan sangat kuat dan arah negatif. Hubungan antara kadar trigliserida dengan hemolisis lengkap eritrosit menunjukkan nilai (r = -0,441; p = 0,008) dengan kekuatan hubungan sedang dan arah negatif. Hasil regresi linear menunjukkan kadar trigliserida memberikan pengaruh sebesar 75,7% terhadap awal hemolisis dan 19,5% terhadap hemolisis lengkap eritrosit. Kesimpulan : Kadar trigliserida berhubungan signifikan dengan hasil Osmotic Fragility Test (OFT) pada pasien hipertrigliseridemia. Peningkatan kadar trigliserida memengaruhi fragilitas osmotik eritrosit sehingga eritrosit lebih mudah mengalami hemolisis. Kata Kunci : Hipertrigliseridemia, Trigliserida, Osmotic Fragility Test, Eritrosit, Hemolisis

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Hipertrigliseridemia, Trigliserida, Osmotic Fragility Test, Eritrosit, Hemolisis
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RB Pathology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 16 Oct 2026 01:33
Last Modified: 16 Oct 2026 01:33
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22863

Actions (login required)

View Item View Item